Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Prabowo Duga Pihak yang Sering Nyinyir ke Pemerintah Dibayar untuk Bikin Gaduh

M Ilham Ramadhan Avisena
07/1/2026 14:57
Prabowo Duga Pihak yang Sering Nyinyir ke Pemerintah Dibayar untuk Bikin Gaduh
Presiden Prabowo Subianto(BPMI Setpres)

PRESIDEN Prabowo Subianto menduga pihak-pihak yang selama ini disebutnya nyinyir dan terus mencari kesalahan pemerintah sebagai orang yang dibayar untuk menciptakan kegaduhan. Kepala Negara bahkan menilai orang-orang itu mengalami masalah kesehatan jiwa. 

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1). 

"Ada elite kita sebagian yang kerjanya hanya mengejek, hujat, fitnah, nyinyir, ya kan. 'Tidak ada keberhasilan bangsa Indonesia'. Atlet kita berjuang, tidak ada mereka ucapan selamat, gak ada mereka menghargai usaha pemerintah. Malah selalu ngenyek, ini aneh ya. Ini aneh, kesehatan jiwa mereka itu agak aneh, saya sendiri bingung. Tapi, biarlah gak ada urusan, saya kira sedikit mereka itu, mereka hanya pintarnya di sosmed, gak jelas juga itu, jangan-jangan mereka dibayar," kata Prabowo. 

Dia turut menyatakan, ejekan dan nyiyiran yang dilontarkan oleh sejumlah pihak itu telah dijawab dengan kerja dan aksi. Salah satunya melalui pencapaian swasembada beras pada 2025.

Prabowo juga menyadari, pencapaian itu akan kembali mendapatkan cibiran dari sejumlah pihak. Namun dia menyatakan, hal itu justru akan menjadi asupan bagi dirinya dan para pembantunya untuk terus bekerja dan memberikan hasil yang baik. 

"Sekarang, setelah kita swasembada pangan, saya dengar lagi, ‘oh ya tapi paling swasembadanya paling setahun dua tahun’ gak papa, kita buktikan, tiap tahun kita buktikan swasembada, swasembada, swasembada, tidak hanya swasembada beras, jagung, singkong, semua kita sswasembada nanti, bawang putih, kita harus swasembada," kata Prabowo.

"Ini rencana besar kita, saya sungguh terima kasih. Hari ini saya merasa dapat dorongan, kekuatan, energi, saya merasa seperti menjadi 30 tahun lebih muda, karena saya melihat tadi pnghasilan kita naik," tambahnya. 

Pencapaian swasembada beras juga dinilai Prabowo sebagai hal yang positif. Sebab, ia memberikan target kepada menteri pertanian untuk mencapai swasembada dalam empat tahun. Namun target itu berhasil dikejar dalam waktu satu tahun. 

Karenanya, Prabowo turut mengapresiasi semua pihak di sektor pertanian yang terlibat dan bahu membahu mendukung pencapaian swasembada beras tersebut. "Saudara memberi kepada bangsa dan negara bukti yang nyata," kata dia.

"Saudara-saudara telah, menurut saya, mencatat tonggak penting dalam kemerdekaan Indonesia. Banyak tokoh penting ngomong ke saya berapa bulan yang lalu. Prabowo, 'ndak mungkin swasembada Indonesia', sungguh ini, ngomong ke saya, 'Amran itu, hati-hati, Amran itu kadang-kadang banyak janjinya saja'. Tapi hari ini, saudara Andi Amran Sulaiman saya beri bintang jasa utama. Dia bersama jajaran kalian, semua, kalian telah mengamankan masa depan bangsa Indonesia," pungkas Prabowo. (Mir)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya