Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 96% peserta Ujian Profesi Advokat (UPA) I 2021 yang digelar Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia secara daring dinyatakan lulus. DPN pun berharap para calon-calon advokat itu mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.
Harapan tersebut disampaikan Presiden DPN Indonesia Faizal Hafied, Sabtu (6/2). Dia menekankan advokat maupun organisasi advokat yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman akan ditinggalkan anggota dan kliennya.
“Kami berharap mereka yang lulus menjadi advokat memiliki kemampuan beradaptasi selain memiliki kredibilitas dan integritas,” ujarnya.
Hal itu juga termasuk yang terkait dengan perubahan yang terjadi saat pandemi Covid-19 satu tahun belakangan. Pendidikan advokat sebelumnya dilakukan secara tatap muka tapi kini di tengah pandemi fatap muka digantikan secara daring.
Menurutnya, ini adalah suatu keniscayaan. Pada waktu mendatang advokat akan lebih sering bertemu klien secara daring. Lalu menyampaikan permasalahan dan mengirim dokumen juga secara daring, termasuk sidang secara daring.
"Ini suatu keniscayaan yang tidak bisa dihindarkan. DPN Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam mengikuti perkembangan zaman. Karena itu, kami mempersiapkan diri sebaik-baiknya," tukasnya.
Terkait dengan UPA, Faizal menjelaskan pendaftar UPA daring yang digelar pertama kali tahun ini mencapai sebanyak 1.100 orang. Namun hanya 650 yang lolos persyaratan mengikuti ujian pada 30 Januari 2021 lalu.
“(Dari jumlah itu) sebanyak 96% lulus. Mereka yang lulus, mulai Sabtu (6/2) ini bisa mendaftar untuk ikut verifikasi pelantikan dan penyumpahan sebagai advokat," jelas Faizal.
Selanjutnya pelantikan akan digelar di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada Maret 2021. Pelantikan serupa juga dilakukan di Jawa Barat, Banten, Jawa tengah, Jawa Timur, dan daerah lain seluruh Indonesia.
"Mereka yang nanti dilantik harus memenuhi ketentuan UU Advokat,” imbuhnya.
Adapun bagi yang tidak lulus, Faizal merangkan mereka dapat mengikuti ujian pada gelombang kedua pada 27 Maret 2021. Pendaftaran UPA online pada periode kedua ini sudah dapat dilakukan sejak 6 Februari sampai 25 Maret 2021, pendaftar dapat mengakses www.dpnindonesia.or.id.
"Pelaksanaan ujian periode kedua ini akan lebih besar lagi karena akan didukung langsung oleh tokoh-tokoh hukum dan advokat top nasional Indonesia,” tutupnya. (X-12)
Enita juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengurus dan anggota HAPI agar menjadikan organisasi sebagai ruang pembelajaran bersama, bukan sekadar wadah administratif.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
Keterlibatan aktor kunci dalam sistem peradilan secara otomatis meruntuhkan kepercayaan publik.
Ia menambahkan bahwa rekomendasi tersebut akan dipublikasikan dan komisi wajib melaporkan hasil kerja kepada Presiden.
Peradi berkomitmen melahirkan advokat berkualitas yang mampu menjalankan fungsi penegakan hukum sekaligus menjaga keadilan.
Peradi mengutuk keras aksi sekelompok preman yang menganiaya atau mengeroyok advokat yang sedang menjalankan tugas profesinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved