Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI terpilih Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai membutuhkan juru bicara khusus. Hal itu karena Listyo dinilai sebagai orang yang pendiam.
"Saya lihat Pak Kapolri baru ini sangat halus ya barang kali karena beliau cukup pendiam. Jadi, menurut saya, sih kurang informatif ya. Bukan beliau tidak menguasai masalah," kata pengamat terorisme Ridwan Habib dalam telekonferensi, Minggu (24/1).
Ridwan menilai sikap diam Listyo membuatnya gagap saat berbicara di depan publik. Hal itu tentunya bisa membuat penyampaian informasi yang ingin disampaikan kurang dimengerti masyarakat.
Baca juga: Komisi I DPR RI Minta KKB di Papua Jangan Dibiarkan Berlarut-larut
"Saya yakin beliau menguasai masalah. Tetapi, beliau tipenya pendiam jadi bukan orang yang suka bicara begitu," ujar Ridwan.
Ridwan menyarankan Listyo menggaet anggota Mabes Polri untuk jadi juru bicara. Atau, kata dia, Listyo bisa menunjuk kepala divisi humas (Kadivhumas) Mabes Polri untuk menjadi juru bicara khusus.
Meski begitu, Ridwan menilai sikap diam Listyo ada sisi positifnya. Listyo diyakini bisa jadi Kapolri yang bergerak dalam senyap untuk memberantas kejahatan.
"Memang keren sih kalau Kapolri yang enggak banyak bicara itu menurut saya keren. Artinya ya diam-diam saja. Perintah tinggal tanda tangan, perintah tinggal telepon," pungkas Ridwan. (OL-1)
Hingga H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 2.561.629 pemudik telah kembali masuk ke wilayah Jakarta.
Kapolri menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati. Tersisa 13% atau sekitar 385 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Simak detail datanya di sini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut angka kecelakaan mudik 2026 turun 7,8% meskipun jumlah pemudik melonjak 20%. Simak data lengkap fatalitas dan pantauan arus balik di sini.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved