Minggu 24 Januari 2021, 11:13 WIB

Komisi I DPR RI Minta KKB di Papua Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

Ardi Teristi | Politik dan Hukum
Komisi I DPR RI Minta KKB di Papua Jangan Dibiarkan Berlarut-larut

MI/Ardi Teristi
ANGGOTA DPR RI Komisi I Sukamta

 

ANGGOTA Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan dukacita terhadap gugurnya dua anggota TNI yang ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Ia pun meminta, kejadian seperti itu jangan dibiarkan berlarut-larut.

"Sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut karena nanti kasihan tentara kita. Mereka adalah warga negara juga yang harus dilindungi. Negara ini sebaiknya segera mengambil tindakan yang serius untuk mengatasi KKB," jelas dia di Yogyakarta, Sabtu (23/1).

Baca Juga: Aksi KKB di Papua Tindakan Terorisme

Ia pun memberi saran TNI bisa menerjunkan Kopassus karena jumlah KKB tidak banyak. "Kalau perlu kan terjunkan Kopassus di situ, TNI, karena jumlahnya juga tidak banyak," kata dia.

Urusan-urusaan tentang Papua yang lainnya selanjutnya bisa ditata. Saat ini, menurut dia, ada momentum untuk merevisi UU Otsus Papua yang ditargetkan bisa selesai Mei.

Sebelumnya, dua anggota TNI, yaitu Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani, gugur ditembak KKB pada Jumat (22/1). Pratu Roy gugur karena ditembak usai salat subuh. Sedangkan Pratu Dedi gugur gugur saat mengejar pelaku penembakan Pos Titigi yang dilakukan oleh KKB. (AT/OL-10)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Ombudsman Sarankan Negara Bentuk Badan Khusus Kelola TMII

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:35 WIB
TMII tidak boleh dikelola sembarangan mengingat luas aset negara ini sekitar 150...
ANTARA

Teror Terhadap Novel dan Simbol Berantas Korupsi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:25 WIB
Kapolri didesak mengakhiri kultur impunitas atas serangan terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) di...
MI/SUSANTO

Dugaan Korupsi Mandala Krida, KPK Periksa 10 Saksi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:15 WIB
Hingga kini KPK belum mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Perprov DIY...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya