Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIJAKAN-kebijakan yang diambil pemang ku kepentingan pada 2021 harus mampu meninggikan derajat kemanusiaan agar krisis multidimensi bisa segera diatasi.
“Dalam suasana optimisme kehadiran vaksin covid-19, kebijakan politik dan ekonomi pada tahun ini harus mengedepankan aspek kemanusiaan,” kata Wakil Ketua MPR-RI, Lestari Moerdijat, saat membuka Forum Diskusi Denpasar 12 secara daring bertema Asa politik Indonesia 2021, kemarin.
Diskusi yang dimoderatori Atang Irawan (Staf Khusus Wakil Ketua MPR-RI, Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah) itu menghadirkan Willy Aditya (Wakil Ketua Badan Legislasi/anggota Komisi 1 DPR-RI Periode 2019-2024), Arya Fernandes (Department of Politics and International Relations, CSIS), Robikin Emhas (Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan), dan Titi Anggraini (Dewan Pembina Perludem) sebagai narasumber.
Selain itu, juga menghadirkan Suyoto (Ketua DPP Partai NasDem Korbid Kebijakan Publik dan Isu Strategis) dan Gaudensius Suhardi (Direktur Pemberitaan Media Indonesia) sebagai penanggap.
Menurut Lestari, kenyataan yang terjadi pada 2020 seperti tren generasi muda yang terpapar radikalisme, berkembangnya organisasi yang antinilai- nilai kebangsaan harus menjadi pertimbangan utama dalam membuat kebijakan di tahun ini.
Di samping itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, kebijakan pemerintah dalam mengendalikan penyebaran covid-19 di Tanah Air juga harus terus ditingkatkan.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menegaskan, para pemangku kepentingan harus mengedepankan mindfulness dan compassionate leadership agar mampu membawa masyarakat keluar dari situasi sulit.
Willy Aditya menambahkan, pada 2021 harus meningkatkan harapan pada sektor politik. Upaya menerapkan skema untuk mematangkan demokrasi di Indonesiaa juga perlu dilakukan terus-menerus lewat peningkatan parliamentary dan presidential threshold.
Tetap eksis
Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM, dan Perundangundangan, Robikin Emhas, berpendapat sepanjang kita memegang teguh konsensus kebangsaan, Indonesia akan tetap eksis. Setidaknya ada dua momentum yang mencetuskan konsensus kebangsaan, yaitu Sumpah Pemuda pada 1928 yang secara luar biasa menjadikan beragam perbedaan menjadi satu kekuatan.
Selain itu, jelasnya, momentum Proklamasi Kemerdekaan pada 1945 yang menyatakan kita sebagai bangsa yang beragam suku bangsa yang merdeka.
Kepala Department of Politics and International Relations CSIS Arya Fernandes menilai kondisi tahun ini yang masih diwarnai pengendalian penyebaran virus korona bisa dimanfaatkan para politisi untuk mengampanyekan pentingnya manfaat vaksin covid-19, agar vaksinasi covid-19 dapat dilaksanakan dengan baik.
Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini menilai partisipasi politik masyarakat dan loyalitas pemilih yang meningkat dalam gelaran pemilihan umum kepala daerah merupakan bagian dari harapan yang baik di bidang politik tahun ini. Pada posisi ini, jelas Titi, partai politik dan MPR sebagai lembaga negara memiliki peran yang krusial dalam proses peningkatan partisipasi masyarakat yang lebih substantif dalam proses pemilihan umum. Titi berharap loyalitas pemilih yang terbentuk dalam proses pemilihan umum dapat ditransformasikan sebagai loyalitas terhadap pemimpin dalam melaksanakan sejumlah upaya pembangunan. (P-1)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Seluruh inisiatif lembaga sepanjang satu tahun terakhir telah diselaraskan dengan 17 Program Prioritas Nasional.
Sebanyak 3.500 penonton tumplek di empat titik penyelenggaraan Soundrenaline “Sana Sini di Makassar”
Orangtua perlu memiliki informasi yang cukup dan memadai ketika ingin membagikan edukasi pada anak untuk menyikapi atau merespons kondisi-kondisi sosial politik yang sedang terjadi.
Dompet Dhuafa akan menggelar Sarasehan Tokoh Bangsa bertema “Merajut Kebersamaan, Mewujudkan Merdeka dari Kemiskinan”.
MK menolak lima gugatan yang diajukan sejumlah pemohon berkaitan dengan pengujian formil dan materiil UU TNI
selama ini lebih dari 50% lembaga di Indonesia sudah memberikan layanan menggunakan UU TPKS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved