Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan dalam tahapan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Dalam temuannya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diklaim telah melakukan tindakan korektif terhadap penyediaan alat pelindung diri (APD).
"Dilaporkan sebanyak 99% APD telah tersedia dan kualitas APD menunjukkan hasil sebanyak 96% dalam kondisi baik," kata Anggota Ombudsman Adrianus Meliala dalam konferensi televideo, Kamis(17/12).
Menurut dia, pemantauan ini dilakukan Ombudsman di 207 TPS seluruh Indonesia. Pengawasan melibatkan unsur Ombudsman daerah yang turun langsung ke lapangan.
"Bahwa data itu dikumpulkan dari Sabang sampai Merauke, ada dari Riau, Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan hingga Papua. Dengan kata lain sudah mencukupi menggambarkan mengenai situasi yang ada," ujar dia.
Kepala Asisten Analisis Pencegahan Maladministrarsi Ombudsman, Pramulya Kurniawan, menyatakan dalam pengawasan itu Ombudsman juga mencatat sejumlah temuan. Seperti penggunaan sarung tangan yang tidak sesuai ketentuan.
"Di beberapa wilayah itu hanya satu tangan saja. Seyogyanya kan harusnya sepasang. Tapi ini hanya satu tangan saja," ujar dia.
Baca juga : Bawaslu Temukan Ratusan URL Kampanye Fitnah Selama Pilkada 2020
Kemudian ditemukan juga sampah APD berserakan, beberapa TPS baju hazmat tidak dipakai sesuai peruntukannya, hingga masih ada pemilih yang tidak memakai masker. Beberapa TPS juga disebut tak mengimbau masyarakat untuk jaga jarak.
Sehingga terjadi penumpukan orang di TPS ketika ingin melakukan pemungutan suara. Terlebih lokasi TPS yang sempit.
"Kan harusnya diatur dulu. Karena memang sudah ada aturan jamnya. Namun, dalam hal ini petugas kurang mampu menjaga jarak," kata Pramulya.
Kegiatan monitoring ini merupakan rangkaian dari investigasi pada akhir November 2020. Ombudsman menemukan 70 persen dari 32 KPU daerah yang didatangi belum mendistribusikan APD kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Kemudian pada 2 Desember 2020, Ombudsman menyampaikan temuan tersebut kepada pihak KPU dan Bawaslu dan meminta melakukan tindakan korektif. Tindakan itu berupa memastikan dan mengupayakan pendistribusian kelengkapan APD hingga sektor TPS. (OL-2)
Dokumen tersebut mencakup kajian mendalam mengenai Pengelolaan Sampah di Kota Sorong dan Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Selain sistem pembayaran, evaluasi juga menyentuh aspek kenyamanan penumpang yang mengantre atau menunggu di stasiun.
Keberhasilan menyelamatkan aset negara sebesar Rp1,6 triliun menjadi catatan penting dalam pengawasan di sektor perekonomian.
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menilai komunikasi pemerintah kepada masyarakat masih belum konsisten lantaran warga di Sumatera Barat belum memperoleh informasi.
Reformasi Polri tidak hanya menyasar aspek kelembagaan, tetapi juga budaya kerja, kualitas pelayanan, dan integritas.
Dalam Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS), Ombudsman menemukan bahwa hampir 30 calon siswa disabilitas tidak dapat diterima di SLBN Batam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved