Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin dini hari. Setelah menjalani pemeriksaan berjam-jam, dia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait perizinan ekspor benih lobster atau benur.
Dalam jumpa pers tengah malam tadi, Edhy dihadirkan dengan mengenakan rompi tahanan oranye bersama empat tersangka lainnya. Total sudah ada tujuh orang yang dijadikan tersangka dalam kasus ini.
Menurut Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Edhy diduga menerima hadiah atau janji dari pengusaha berkaitan perizinan tersebut dan membelanjakannya barang-barang mewah saat berada di AS.
“Setelah pemeriksaan intensif dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menyimpulkan ada penerimaan hadiah dan janji oleh penyelenggara negara dan KPK menetapkan tujuh tersangka,” kata Nawawi dalam jumpa pers.
Menurut Plt juru bicara KPK Ali Fikri, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kartu ATM, sepeda, dan tas perempuan. Edhy ditangkap setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 00.30 WIB sekembalinya dari kunjungan kerja ke Hawaii, AS. Dalam operasi, KPK menerjunkan tiga tim satuan tugas, salah satunya dipimpin penyidik senior Novel Baswedan.
Ali Fikri menjelaskan sebanyak 17 orang diamankan, termasuk istri Edhy yang juga anggota Komisi V DPR, Iis Rosita Dewi. KPK mengamankan pula beberapa pejabat KKP dan pihak swasta.
Selain di Bandara Soekarno- Hatta, operasi juga digelar di lokasi lain di Jakarta dan Depok. Mereka yang diamankan dan dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan hingga tadi malam.
“Kasus ini diduga terkait dengan proses penetapan calon eksportir benih lobster,’’ jelas Ali Fikri.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, sebenarnya juga ikut dalam rombongan Edhy, tetapi dia diminta oleh petugas KPK untuk memisahkan diri. Ngabalin mengaku sama sekali tidak menyadari setibanya di Terminal III Bandara Soekarno- Hatta rombongan sudah ditunggu personel KPK.
Meski punya jabatan tinggi di KKP, yakni dewan pembina, Ngabalin mengaku tidak memiliki kewenangan operasional institusi. “Saya kan bukan pejabat pembuat komitmen. Saya bukan pejabat pengguna anggaran sehingga yang dicari KPK mungkin Pak Menteri.’’

Sumber: Kiara/BPS/KPK/Dokumentasi MI/Riset MI-NRC
Diapresiasi
Keberhasilan KPK menangkap Edhy mendapatkan apresiasi dari sejumlah kalangan. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai satgas yang diturunkan KPK dalam operasi tersebut bekerja efektif.
Keberhasilan itu setidaknya membuktikan bahwa KPK masih punya taji untuk menindak para pelaku korupsi. Sebelumnya, penyidik KPK juga sukses meringkus mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.
Kurnia menyarankan KPK mengevaluasi satgas penyidik untuk menangkap koruptor.
‘’Ke depan diperlukan evaluasi untuk menempatkan tim yang memiliki rekam jejak baik dalam memburu tersangka korupsi Harun Masiku yang hingga kini masih buron,’’ tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan pengamat hukum pidana Abdul Fickar Hadjar. Dia meminta KPK tidak setengah hati dalam menuntaskan kasus yang melibatkan Edhy ini.
“Kebijakan memberikan izin ekspor benur ini tidak saja dengan pendekatan ekonomi kepada para pengusaha, tapi juga diduga kepada politisi. Jadi, KPK juga harus memproses politisi yang diduga diuntungkan oleh kebijakan ini.’’ (Iam/X-8)
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu Bupati Pati Sudewo (SDW), Kades Karangrowo Abdul Suyono (YON), Kades Arumanis Sumarjion (JION), dan Kades Sukorukun Karjan (JAN).
Kasus ini bermula ketika KPK melakukan OTT ketiga di tahun 2026 di Kabupaten Pati pada 19 Januari lalu yang menangkap Sudewo.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa Ahmad Husein, salah satu tokoh pengunjuk rasa di Kabupaten Pati.
KPK mengungkapkan alasan pemeriksaan Sudewo dilakukan di Kudus, Jawa Tengah, bukan di Pati. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keamanan.
KPK menyatakan masih mendalami kemungkinan adanya praktik jual beli jabatan yang diduga melibatkan Sudewo, tidak hanya terbatas pada pengisian jabatan perangkat desa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp550 juta dalam penanganan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang melibatkan Maidi.
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pendampingan pada keluarga tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa KKP.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
PRAKTIK penempatan pensiunan aparat kepolisian ke dalam jabatan strategis di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menuai kritik.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu kapal perikanan asing berbendera Vietnam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved