Senin 09 November 2020, 16:27 WIB

Jokowi Bagikan 1 Juta Sertifikat Tanah

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Jokowi Bagikan 1 Juta Sertifikat Tanah

Antara
Ilustrasi

 

PRESIDEN Joko Widodo membagikan 1 juta sertifikat tanah untuk masyarakat di 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota. Penyerahan secara simbolis digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/11), yang dihadiri sejumlah masyarakat penerima sertifikat.

"Dalam rangka Bulan Bhakti Agraria dan Tata Ruang, hari ini saya membagikan satu juta sertifikat tanah kepada masyarakat di 31 provinsi dan 201 kabupaten dan kota," ucap Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan sertifikat yang diberikan kepada masyarakat penting untuk menjamin kepastian hukum hak kepemilikan tanah. Hal itu untuk mencegah adanya konflik agraria antar masyarakat maupun dengan swasta dan pemerintah.

Baca juga : Wapres: Syariat Islam Sudah Diakomodir di Perundangan

"Sertifikat merupakan bukti yang menjamin kepastian hukum atas kepemilikan tanah yang kita miliki. Ini sangat penting untuk mencegah timbulnya sengketa pertanahan baik antar individu-individu dengan perusahaan, individu dengan pemerintah. Simpan baik-baik yang namanya sertifikat ini jangan sampai rusak atau hilang," ucap Presiden.

Dalam lima tahun terakhir, Jokowi sudah membagikan secara langsung 2,4 juta sertifikat tanah di seluruh wilayah. Adapun jumlah keseluruhan yang sudah diserahkan oleh pemerintah sebanyak 18,9 juta sertifikat. Presiden menyampaikan pemerintah akan terus memberikan sertifikat dengan target tahun ini 7 juta sertifikat.

"Tahun ini sebetulnya saya beri target 10 juta tapi saya tahu ada pandemi, ada hambatan di lapangan. Saya turunkan targetnya dari 10 juta menjadi 7 juta dan saya yakin ini bisa tercapai," ucapnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok.MI

Densus 88 Tangkap Dua PNS yang Diduga Teroris di Aceh

👤Antara 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:39 WIB
Winardy mengatakan bahwa terduga berinisial SB alias AF merupakan pegawai negeri...
MI/Susanto

Kasus Asabri, Kejagung Fokus Pengamanan Aset

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:59 WIB
Kejagung bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus...
Ilustrasi

Perpres RAN-PE Dinilai Berpotensi Timbulkan Persekusi

👤Emir Chairullah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:55 WIB
Tidak jelasnya definisi maupun kriteria ekstremisme yang ada dalam aturan tersebut berpotensi menimbulkan aksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya