Jumat 06 November 2020, 20:45 WIB

Penyidik Polri Segera Rampungkan Berkas Kasus Sugi Nur

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Penyidik Polri Segera Rampungkan Berkas Kasus Sugi Nur

ANTARA FOTO/Kemal Tohir
Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur

 

TIM penyidik Polri berencana akan segera merampungkan berkas kasus pencemaran nama baik dan adanya dugaan hinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) oleh Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.

"Untuk berkas, doakan secepatnya segera dilimpahkan untuk tahap I-nya. untuk tersangka berikutnya, belum ada," papar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/11).

Awi menyebut untuk sementara polisi baru memutuskan satu tersangka terkait kasus ujaran kebencian tersebut.

"kita berharap penyidik segera rampungkan berkas Gus Nur,” ujar Awi.

Terkait uji laboratorium forensik pada konten Youtube Gus Nur yang diduga memuat ujara kebencian terhadap NU, Awi menyebut hal itu merupakan sebagai tambahan alat bukti.

“Hasil digital forensik itu lah yang meyakinkan penyidik untuk memberkas kasus tersebut tentunya sebagai tambahan alat bukti. Tentunya nanti diperiksa ahli digital forensik dan hasil laporan itu jadi alat bukti tersendiri,” terangnya.

Sebelumnya, pakar Hukum Tata Negara Refly Harun yang mewawancarai Gus Nur di konten Youtube juga turut diperiksa. Bareskrim Polri memeriksa Refly Harun terkait perkara tindak pidana ujaran kebencian yang disampaikan Gus Nur di Channel Youtube.(OL-4)

Baca Juga

Dok.MI

Densus 88 Tangkap Dua PNS yang Diduga Teroris di Aceh

👤Antara 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:39 WIB
Winardy mengatakan bahwa terduga berinisial SB alias AF merupakan pegawai negeri...
MI/Susanto

Kasus Asabri, Kejagung Fokus Pengamanan Aset

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:59 WIB
Kejagung bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus...
Ilustrasi

Perpres RAN-PE Dinilai Berpotensi Timbulkan Persekusi

👤Emir Chairullah 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:55 WIB
Tidak jelasnya definisi maupun kriteria ekstremisme yang ada dalam aturan tersebut berpotensi menimbulkan aksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya