Jumat 09 Oktober 2020, 16:55 WIB

Polri: Belanja Rp408,8 Bukan Antisipasi Demo, Tapi untuk Pilkada

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polri: Belanja Rp408,8 Bukan Antisipasi Demo, Tapi untuk Pilkada

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Personel kepolisian melakukan pengendalian massa unjuk rasa saat simulasi pengamanan Pilkada

 

POLRI membantah adanya penggunaan anggaran hingga Rp408,8 miliar untuk mengantisipasi dan mengawal terjadinya aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, menuturkan anggaran sebesar Rp135 miliar digunakan Polri untuk membeli perlengkapan pengendalian massa (dalmas).

"Untuk perlengkapan dalmas, seperti helm, pelindung kaki, tameng, tongkat, dan itu perlengkapan perorangan. Itu dikhususkan untuk pengadaan alat-alat dalmas bagi Polda-Polda yglang melaksanakan pilkada serentak," terang Awi, kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10).

"Rp135 miliar itu kecil, tidak memenuhi seluruh Polda. Ini khusus Polda yang melaksanakan pilkada serentak. Karena mobil-mobil yang dirusak itu mahal, bukan murah," ungkap Awi.

Awi mengklaim masyarakat tidak perlu khawatir soal anggaran Polri. Pasalnya, informasi soal anggaran Polri sudah transparan karena bisa diakses melalui situs LPSE.

"Bahkan BPK RI sekarang lagi di Mabes Polri sedang melakukan pemeriksaan itu tidak masalah. Tapi ada apa dikaitkan dengan demo sekarang," terang Awi.

Sebelumnya, Indonesian Corruption Watch (ICW) menduga Polri menggunakan anggaran hingga Rp408,8 miliar untuk mengantisipasi dan mengawal terjadinya aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Menurut, peneliti ICW Wana Alamsyah, pembelanjaan anggaran yang dikategorikan sebagai kebutuhan dan/ atau anggaran mendesak itu telah dilakukan oleh Polri sejak September 2020 kemarin.

"Diduga berkaitan dengan antisipasi aksi massa penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law," ujar Wana, Kamis (8/10). (OL-4)

Baca Juga

Dok.Antara

Muncul Dugaan Legislator Terima Uang dari Sambo, DPR: Diragukan

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:21 WIB
Kasus pembunuhan itu terjadi pada masa reses anggota DPR. Masa reses itu juga membuat legislator belum bisa berkomentar terkait dengan...
Metro TV

Istri Ferdy Sambo Diminta Rekrut Psikiater Jika Benar Depresi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:11 WIB
“Kalau cuma alasan terguncang, ganti jadi psikiater karena lebih hebat dan lebih luas jangkauannya. Daripada berpura-pura...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

Kejagung Fasilitiasi KPK Periksa Surya Darmadi di Gedung Bundar

👤tri subarkah 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 15:57 WIB
Burhanuddin menjelaskan, penyidik Kejagung telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan penyidik KPK terkait pemeriksaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya