Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan fungsi pengawasan yang efektif dan terbilang sukses ketika temuan kesalahan sedikit. Pengawasan tidak boleh parsial namun harus menyeluruh yakni mulai perencanaan hingga pelaporan anggaran.
"Jika para pengawas semakin sedikit menemukan temuan, baru itu bisa dikatakan pengawasan sukses," katanya pada Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Rakorwasdanas) Secara Nasional Tahun 2020 melalui video conference, Kamis, (3/9).
Tito menegaskan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam menjalankan tugas harus mengutamakan output. Bila kinerja APIP bagus akan terlihat dari sedikitnya jumlah pelanggaran, bukan sebaliknya.
"Paradigma yang ada saat ini, para pengawas berlomba menemukan temuan agar dikatakan sukses, ingat itu adalah paradigma yang salah", ujarnya.
Menurutnya pengawas sejatinya melakukan proses pengawasan mulai dari saat perencanaan anggaran. Kemudian tugasnya tidak hanya mengoreksi namun juga memberi bimbingan bagi pihak yang diawasi.
Tugas APIP yang beranggotakan BPKP, inspektorat kementerian/lembaga dan inspektorat daerah, baik provinsi, kabupaten/kota sangat berat. Terlebih di tengah pandemi karena harus saling bersinergi dengan baik dalam mengawal pemulihan ekonomi nasional mengingat tantangan pengawasan saat ini berbarengan dengan pandemi covid-19 dan penyelenggaran pilkada 2020 di 270 daerah.
"Kita harus berterimakasih kepada APIP karena temuan yang ada tentu masih bisa di perbaiki, maka kami berharap APIP dapat menjadi mitra yang baik dan diperhatikan perannya. Jangan sampai yang menemukan temuan adalah Aparat Penegak Hukum (APH)," pungkasnya. (OL-4)
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Publik masih menunggu langkah pemerintahan Prabowo dalam merespons berbagai masalah dengan langkah-langkah korektif.
Sikap partai berlambang banteng tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya perilaku masyarakat yang merasa paling tahu segalanya, terutama soal isu-isu politik dan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved