Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kerja-kerja penyidikan kasus tetap berjalan meski dilakukan pemberlakuan bekerja dari rumah menyusul puluhan pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19.
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penyidik di Deputi Penindakan akan tetap bekerja di kantor dengan sistem sif atau bergiliran dan pemberlakuan protokol kesehatan ketat. Hal itu agar penanganan perkara bisa terus berjalan lantaran ada batasan waktu untuk penyelesaiannya seperti yang diatur undang-undang.
"Penanganan beberapa perkara sementara dilakukan penjadwalan ulang pemeriksaannya. Namun, beberapa perkara karena keterbatasan waktu penyelesaiannya sesuai ketentuan undang-undang, maka tetap segera diselesaikan dengan protokol yang diperketat," ucap Ali melalui keterangannya, Jumat (28/8).
Sedikitnya tercatat 23 pegawai komisi yang terpapar covid-19 dari hasil uji usap yang dilakukan beberapa pekan belakangan. Yang terbaru, KPK melakukan uji usap kepada 194 pegawai pada Kamis (27/8).
Baca juga : Kantor KPK Tutup Selama Tiga Hari
Hasilnya, didapatkan 10 pegawai positif terpapar virus korona. Jumlah itu terdiri dari empat pegawai pada Direktorat Penyidikan dan enam pegawai outsourcing pada Biro Umum. Di Direktorat Penyidikan, salah satu penyidik yang positif covid-19 yakni Novel Baswedan.
Sebelumnya, KPK juga telah mengumumkan terdapat 13 pegawai yang juga dinyatakan positif covid-19.
Ketua KPK Firli Bahuri memastikan penanganan kasus tidak terganggu meski sejumlah pegawai termasuk penyidik dinyatakan positif terpapar virus korona. Penyidikan kasus yang ditangani Novel Baswedan pun akan tetap dituntaskan.
"Penyidikan perkara tetap dikerjakan oleh Direktorat Penyidikan. Ada penyidik yang lainnya. Pekerjaan tetap dituntaskan dan kita harus tetap sehat. Deputi Penindakan dan Direktur Penyidikan yang mengatur," ucap Firli Bahuri. (OL-7)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved