Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM yang baik tidak boleh dibatalkan atau dihilangkan. Jika di awal atau dalam perjalanan ada kekurangan, evaluasi memang wajib dilakukan.
Pernyataan itu dilontarkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdatul Ulama Arifin Junaidi di Jakarta, kemarin. Keduanya sepakat Prog ram Organisasi Penggerak yang diusung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim memiliki tujuan baik dan mulia.
“Program Organisasi Penggerak merupakan salah satu upaya terobosan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan. Jangan sampai karena ada polemik, program ini dihilangkan,” tutur Hetifah.
Ia sepakat beberapa hal perlu disesuaikan, di antaranya soal program ini bisa mendorong lebih banyak lagi pihak yang berpartisipasi. “Prinsip program ini kan kerelawanan, gotong royong. Jangan sampai dia tercampur dengan motivasi lain.”
Program untuk meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah dengan melibatkan peran serta organisasi kemasyarakatan itu oleh Arifin Junaidi juga dinilai bagus. “Ma’arif sudah berpuluh-puluh tahun melaksanakannya.”
Karena programnya bagus, ia berharap pelaksanaannya juga bagus. “Kalau programnya bagus, tapi dijalankan secara tidak bagus, hasilnya bisa tidak bagus,” tegasnya.
Ia mengusulkan tiga hal yang harus dievaluasi dalam program ini, yakni kriteria peserta, prosedur pelaksanaan, dan efektivitas program di era pandemi.
Dengan terus terang, Arifin menilai banyak organisasi yang tidak jelas asal-usulnya diloloskan dalam seleksi Program Organisasi Penggerak. Daftarnya beragam, mulai lembaga zakat sampai yayasan filantropi.
Masukan
Pada Jumat (24/7) malam, Menteri Nadiem memutuskan untuk mengevaluasi Program Organisasi Penggerak. Alasannya, sebagai salah satu program unggulan, ia perlu disempurnakan.
“Kami sudah mendengar berbagai masukan yang sangat konstruktif. Kami berkomitmen untuk selalu menyempurnakan program yang sudah diluncuran. Karena itu, untuk Program Organisasi Penggerak, Kementerian Pendidikan dan Kebuadyaan telah memutuskan untuk melakukan evaluasi lanjutan,” tandasnya.
Evaluasi akan berlangsung selama 3-4 minggu. Nadiem akan mendengar masukan dari berbagai pihak sehingga program ini memiliki integritas dan transparansi yang baik.
Program Organisasi Penggerak merupakan upaya kementerian untuk mewadahi inovasi pembelajaran yang digerakkan masyarakat, terutama oleh organisasi kemasyarakatan yang menggeluti bidang pendidikan. Tujuannya meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Kemendikbud menganggarkan dana sebesar Rp595 miliar untuk program ini. Ada 4.464 organisasi yang mendaftar dan yang lolos mencapai 184 proposal dari 156 lembaga. Jumlah kucuran dana untuk mereka bervariasi. Sebanyak Rp20 miliar per tahun untuk target pelatihan 1.000 sekolah, Rp5 miliar untuk 21-100 sekolah, dan Rp1 miliar untuk 20 sekolah.
Selain murni dari APBN, program ini juga memberi kesempatan organisasi berpartisipasi dengan skema pembiayaan mandiri dan dana pendamping. (Wan/Ant/N-2)
Gogot menyebut harga satuan perangkat yang dibeli pemerintah sebesar Rp5,2 juta tanpa paket Chrome Device Management (CDM ).
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Amsal, yang merupakan kader jebolan Aceh, kini memikul mandat penuh untuk membawa gerbong besar PII menuju transformasi global.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
KETUA Umum Korps HMI-Wati (Kohati) PB HMI, Sri Meisista, menyoroti isu kesetaraan gender dalam organisasi hijau-hitam tersebut.
Hasil diskusi menyebut pentingnya langkah-langkah konkret untuk menutup kesenjangan dalam pengelolaan risiko.
PERCEPATAN transformasi digital dibutuhkan untuk memajukan berbagai bidang, termasuk dalam memajukan dan memperkuat jejaring organisasi.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved