Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo mengungkapkan olahraga seharusnya bisa menjadi media sosialisasi Pancasila kepada masyarakat. Menurutnya, ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari olahraga, mulai kedisiplinan, sportivitas, hingga perwujudan nilai persatuan dan kesatuan.
Ketika sebuah tim olahraga bertanding, para pendukung tidak lagi memandang suku, ras, atau agama. “Seperti ketika tim nasional Indonesia bertanding, tidak ada lagi yang membedabedakan suku, ras, dan agama. Kekuatan ini yang bisa memperkukuh persatuan dan membangkitkan rasa nasionalisme,” ujar Benny dalam webinar bertema Pembumian Pancasila melalui olahraga, di Jakarta, kemarin.
Tidak hanya itu, olahraga membentuk karakter bangsa dan nilai-nilai nasionalisme. Para atlet yang diberi kesempatan untuk membela bangsa, ucap dia, secara psikis akan merasakan atmosfer perjuangan seorang pahlawan. Oleh karena itu, sudah semestinya nilai-nilai Pancasila dituangkan dalam kurikulum olahraga.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Indra Sjafri mengatakan secara tidak langsung, nilai Pancasila sudah tertuang dalam kegiatan sepak bola tim nasional.
“Jika ingin mempunyai prestasi dalam bidang olahraga internasional, semua pemain dan pihak yang terlibat harus mengesampingkan ego masing-masing,” tuturnya.
Dalam proses rekrutmen tim nasional, lanjutnya, PSSI juga memegang teguh nilai Pancasila dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa untuk berpartisipasi tanpa memandang suku, ras, etnik, dan agama.
Sementara itu, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) hanya mengatur mekanisme lem- baga. RUU tersebut tidak akan mengusik Pancasila seperti yang tercantum pada RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). “Kami janjikan bahwa ini soal mekanisme (BPIP) saja,” katanya.
Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan tidak ada masalah pada substansi RUU BPIP. DPR dan pemerintah sudah sepakat bahwa tuntutan rakyat diakomodasi dalam aturan tersebut. (Pra/P-3)
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Muchsin mencontohkan seperti peran Mahkamah Konstitusi (MK) yang bisa mengeluarkan putusan yang final dan mengikat. BPIP dinilai pas punya peran tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved