Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BURONAN kasus pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa berhasil dibawa ke Tanah Air dan akan segera diproses hukum. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang memimpin proses dari Serbia tersebut mengatakan Maria berhasil dibawa ke Indonesia berkat lobi tingkat tinggi. Pasalnya, Indonesia dan Serbia belum memiliki perjanjian ekstradisi.
"Walaupun kita tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Serbia, tapi dengan pendekatan-pendekatan diplomasi high level dalam bidang hukum dan persahabatan akhirnya kita bisa membawa beliau (Maria) ke mari," kata Yasonna dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7).
Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas Bank BNI lewat Letter of Credit (L/C) fiktif. Ia melarikan diri dari Indonesia pada 2003, sebelum ditetapkan sebagai tersangka.
Yasonna menyebut, Maria sempat melarikan diri ke Singapura lalu menetap di Belanda. Pemerintah Indonesia sempat berupaya meminta Maria dibawa kembali ke Indonesia. Namun, dua kali permintaan ekstradisi pada 2010 dan 2014 ditolak Belanda dengan alasan kedua negara belum memiliki perjanjian ekstradisi. Maria pun ternyata diketahui sudah berstatus warga negara Belanda sejak 1979.
Baca juga: Ini Jejak Kasus Buronan Pembobolan Bank Maria Pauline Lumowa
Upaya penangkapan Maria kemudian memasuki babak baru saat ditangkap NCB Interpol Serbia di Bandara Internasional Nikola Tesla, Serbia, pada 16 Juli 2019. Pemerintah Republik Indonesia kemudian bereaksi dengan menerbitkan surat permintaan penahanan sementara yang kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan ekstradisi. Adapun masa penahanan Maria di Serbia sejatinya akan berakhir pada 16 Juli 2020.
Yasonna menyatakan upaya membawa Maria dari Serbia juga sempat mengalami gangguan. Menurut Yasonna, pihak Maria sempat melobi pihak Serbia untuk membatalkan ekstradisi. Namun, pihak Serbia komit kepada Indonesia untuk memproses ekstradisi.
"Ada pengacara beliau yang melakukan upaya hukum, ada upaya-upaya semacam melakukan suap tapi Pemerintah Serbia committed. Ada negara dari Eropa juga yang melakukan diplomasi agar beliau tidak diekstradisi," ujar Yasonna.
Yasonna menambahkan, proses penangkapan Maria dan dibawanya ke Indonesia tak lepas dari timbal balik. Sebelumnya, Indonesia pernah mengabulkan permintaan Serbia untuk mengekstradisi pelaku pencurian data nasabah Nikolo Iliev pada 2015.(OL-5)
DJKI Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan Ekspos dan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penanganan Pelanggaran Kekayaan Intelektual.
DJKI dan Uni Eropa melalui EUIPO gelar workshop bahas tantangan penegakan hukum kekayaan intelektual di pasar fisik dan daring untuk wujudkan perdagangan sehat.
DJKI Kemenkumham rekomendasikan 41 situs ditutup karena terbukti langgar hak cipta. Langkah ini perkuat perlindungan karya kreatif di ranah digital.
Pemerintah Indonesia ajukan proposal hukum internasional ke WIPO untuk tata kelola royalti dan publisher right demi ekosistem musik dan media yang lebih adil.
Baleg DPR RI bersama Kemenkumham dan PPUU DPD RI menetapkan Prolegnas Prioritas 2025–2026 dengan total 67 RUU.
Baleg DPR RI bersama Kemenkumham dan PPUU DPD RI resmi menetapkan Prolegnas Prioritas 2026 dengan 67 RUU.
Satu orang terluka dalam penembakan di kamp pro-pemerintah Serbia. Presiden Aleksandar Vucic menyebut insiden itu sebagai serangan teroris.
Polisi Serbia menuduh para tersangka menghasut kebencian di Prancis dan Jerman, dan menyebutkan keterlibatan dinas intelijen asing, kata pihak berwenang.
Bentrok antar kelompok pro dan anti-pemerintahan pecah di Serbia. Polisi mengamankan puluhan orang.
Film ini membongkar tragedi ilmiah yang terjadi di Institut Nuklir Vinca, Yugoslavia, tahun 1958. Ketika itu sekelompok ilmuwan terkena paparan radiasi mematikan dalam proyek rahasia negara.
Presiden Serbia Aleksandar Vucic memutuskan untuk menghentikan penjualan amunisi ke Israel. Langkah itu dilakukan menyusul semakin panasnya konflik Iran vs Israel.
Jelajahi sejarah Serbia, letak geografis di Balkan, dan fakta penduduknya. Pelajari budaya dan keunikan Serbia dalam artikel ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved