Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta semua institusi terintegrasi dalam menangani wabah virus korona dan jangan ada ego sektoral, baik antarkementerian maupun di daerah.
“Yang paling penting pengendalian yang terintegrasi, terpadu, sehingga kerja kita efektif. Tidak ada lagi ego sektoral, ego kementerian, ego lembaga, ego kedaerahan. Apalagi jalan sendirisendiri, itu harus kita hilangkan,” tegas Presiden dalam rapat percepatan penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.
Presiden juga meminta para menteri melakukan terobosan kebijakan. Itu diperlukan agar percepatan penanganan pandemi covid-19 bisa benar-benar berdampak. Misalnya dengan mengerahkan tenaga medis dari pusat ke wilayah di luar DKI Jakarta yang menunjukkan tren penyebaran virus tinggi. “Kedua, mungkin bisa dibantu dengan lebih banyak peralatan. Manajemennya juga dikontrol di provinsi.
Karena kalau masih datar seperti ini, tidak akan ada pergerakan yang signifikan,” kata Jokowi.
Presiden juga meminta adanya panduan untuk wilayah yang akan menerapkan kenormalan baru agar tidak terjadi kekeliruan. Daerah yang akan menerapkan kenormalan baru juga perlu diawasi ketat. “Dukungan TNI-Polri untuk kedisiplinan di masyarakat, terutama di area-area publik yang berisiko, kita harapkan betul-betul dijaga,” ungkapnya.
Pencairan anggaran
Presiden kembali menyoroti soal pencairan anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19. Ia meminta dana insentif segera disalurkan, termasuk juga penuntasan pembayaran klaim rumah sakit dan insentif untuk tenaga medis. “Prosedur di Kemenkes jangan sampai bertele-tele. Kalau aturan di peraturan menteri terlalu berbelitbelit, ya disederhanakan,” ujarnya.
Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemarin menyebut penyerapan anggaran untuk bidang kesehatan dalam rangka pemulihan akibat pandemi kini mencapai 4,68% dari total alokasi sebesar Rp87,55 triliun. Angka itu meningkat jika dibandingkan dengan yang disampaikan Menkeu pada Selasa (16/6) yakni baru 1,53%. (Dhk/Des/X-11)
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya memulai rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto membahas penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Sumatra.
Prabowo menekankan kepada para jajaran untuk kembali menguasai aset-aset yang telah dikuasai pihak asing.dalam rapat terbatas (ratas) di Hambalang, Bogor
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ratas yang digelar secara tertutup itu membahas mengenai lahan kelapa sawit.
Pertemuan kabinet perang Israel ditunda untuk memutuskan respons terhadap serangan langsung Iran, karena negosiasi sanksi baru sedang berlangsung di negara-negara Barat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengakui pemerintah sulit menahan subsidi BBM agar tidak membengkak.
MENTERI Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memimpin rapat kabinet terbatas terkait konflik Palestina-Israel.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved