Rabu 24 Juni 2020, 22:30 WIB

Lapas Hadirkan Aplikasi untuk Besuk Tahanan

Lapas Hadirkan Aplikasi untuk Besuk Tahanan

Dok. Istimewa
Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Reinhard Silitonga (kanan) di Lapas Narkoba Cipinang, Jakarta.

 

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Cipinang menghadirkan aplikasi ponsel pintar untuk memudahkan prosedur besuk tahanan menjelang pemberlakuan kenormalan baru.

"Layanan ini untuk memudahkan keluarga warga binaan pemasyarakatan yang ingin berinteraksi dengan protokol kesehatan COVID-19," kata Kalapas Klas IIA Cipinang, Oga Darmawan di Jakarta, Rabu (24/6).

Aplikasi bernama Lapas Narkotika Cipinang itu dapat diunduh melalui Play Store lewat perangkat berbasis Android oleh pemohon.
 
Tahapan membesuk warga binaan dapat ditempuh keluarga maupun kolega dengan cara mendaftarkan rencana kunjungan ke lapas.
 
Permohonan untuk mengunjungi warga binaan dapat dilakukan secara langsung dari rumah dengan mengisi sejumlah kolom keterangan yang tersedia, termasuk waktu berkunjung.
 
"Jadi tak perlu repot-repot lagi datang dan mengantre, cukup unduh aplikasi dan tinggal tentukan kapan akan membesuk keluarganya," kata Oga.

Baca juga: Lapas Muba Terapkan Gelang RFID untuk Pengawasan Napi
 
Peluncuran aplikasi tersebut turut disaksikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Reinhard Silitonga.
 
Kementerian Hukum dan HAM menjadikan Lapas Narkotika Cipinang sebagai percontohan dalam penerapan normal baru di lingkungan penjara. "Lapas Narkotika Cipinang sudah sangat baik, ini harus menjadi contoh untuk lapas yang lain di seluruh Indonesia," ujarnya.
 
Dalam waktu dekat, kata Reinhard, seluruh lapas dan Rumah Tahanan (rutan) kembali menerima tahanan yang sudah inkrah maupun tahanan titipan Kejaksaan. "Makanya hari ini kami cek bagaimana kesiapan itu menjelang new normal," katanya.
 
Pihaknya juga sudah memberikan surat edaran kepada pengelola lapas dan rutan untuk bersiap menerima tahanan yang sudah inkrah secara hukum maupun tahanan yang sudah berstatus narapidana.
 
"Karena itu nanti kita akan ikuti perkembangan berikutnya kita evaluasi tentang penerimaan tahanan dari register A3," ujarnya. (R-3)

Baca Juga

Ist/DPR

Temui Ketua KWI, Gus Muhaimin: Saya Sowan untuk Perkokoh Persatuan Bangsa

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 19:13 WIB
Gus Muhaimin, mengatakan pertemuan ini dalam rangka silaturahmi dan dialog kebangsaan dengan organisasi...
ANTARA

Wapres: Pendekatan Militer tak akan Efektif untuk Kinerja Badan Khusus Papua

👤Emir Chairullah 🕔Senin 29 November 2021, 19:13 WIB
pendekatan militeristik justru membuat upaya Wapres dan Sekretariat Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (BP3OK) Papua...
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

PBNU Didesak Segera Gelar Pleno Tentukan Pelaksanaan Muktamar

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 29 November 2021, 19:10 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama didesak segera menggelar rapat pleno untuk menentukan pelaksanaan Muktamar NU...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya