Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI melalui Tim dari Polda Papua berhasil membekuk seorang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Oniara Wonda di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Minggu (31/5).
Kadiv Humas Mabes Polri Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, pelaku berinisial OW itu ditangkap karena melakukan penembakan kepada warga sipil di Papua. Anggota KKB itu menembak satu warga sipil di Jalan Trans Papua Magataga, perbatasan Kabupaten Intan Jaya dan Paniai.
“Yang bersangkutan ditangkap di daerah Kota Mulia Kampung Igimbut Kabupaten Puncak Jaya,” tutur Argo, Selasa (2/6).
Saat dilakukan penangkapan oleh Tim Polda Papua, Argo menuturkan, OW sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. “Satgas pun melakukan tindakan tegas dan tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura untuk melakukan perawatan,” ungkap Argo.
Baca juga : Oknum Anggota DPRD Seruyan Tersangka Narkoba
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, berupa satu buah tas, satu kemeja, dan satu telepon seuler. Atas perbuatannya, OW akan dijerat dengan pasal 340 KUHP, 338 KUHP, 365 KUHP, dan 351 Ayat (1) dan ayat (2) jo Pasal 55 KUHP.
Adapun OW yang merupakan DPO dan anggota KKB tersebut memiliki rekam jejak kejahatan sebelum melakukan penembakan pada warga sipil.
OW melakukan aksi penembakan terhadap anggota TNI 756 di lapangan Terbang di Distrik Pirime Kab. Lannyjaya mengakibatkan 1 Personil TNI luka tembak pada tahun 2015. Lalu, OW terlibat dalam penembakan terhadap personel satgassus Papua pada bulan Desember tahun 2017 di Puncak Popome saat melaksanakan giat pemetaan. (OL-7)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved