Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BESARNYA anggaran penanganan pandemi covid 19 oleh pemerintah pusat, yaitu Rp405,1 triliun serta pemerintah daerah yang mencapai Rp1.051 triliun diharapkan mampu dipergunakan sebaik baiknya demi kemaslahatan masyarakat bangsa dan negara untuk melawan wabah yang telah melumpuhkan berbagai sektor publik di tanah air.
Untuk itu, masyarakat, akademisi dan berbagai elemen bangsa lainnya diminta turut terlibat memantau dan mengawasi anggaran negara.yang besar ini.
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengingatkan empat titik rawan korupsi dalam pemanfaatan dana Covid-19 tersebut
"Sebagai legislator kami membuka diri bersama BPKP, BPK, inspektorat kementerian atau lembaga penegak hukum, masyarakat, ormas, dan LSM, serta para akademisi dilibatkan dalam konteks pengawasan yang.mencakup pendataan sasaran bantuan,penyaluran bantuan sosial atau bansos dan lain-lainnya," kata Ferdiansyah ketika membuka webinar `Mencegah Korupsi Dana Covid-19`,yang digelar Pascasarjana Institut Stiami, Center of Public Policy Studies (CPPS) dan Aliansi Penyelenggaran Perguruan Tinggi Indonesia (Apperti) di Jakarta, Jumat ,(8/5).
Webinar dipandu Direktur Pascasarjana Institut STIAMI yang juga Sekjen APPERTI Taufan Maulamin dengan narasumber lainnya Guru Besar Pendidikan UNJ Eliana Sari, Penasihat KPK 2013-2018 Abdullah Hehamahua, Dosen Pascasarjana Institut Stiami Jakarta Pandoyo, dan Dosen Pascasarjana Institut Stiami sekaligus pejabat BPKP rief Hadianto.
Ferdiansyah yang juga Sekretaris Fraksi MPR Partai Golkar ini memaparkan empat titik rawan korupsi. Pertama pada program pengadaan barang dan jasa yang dinilai rawan adanya tindak kolusi, mark-up harga, kick back (pemulangan manfaat yang diberikan), dan conflict of interest atau potensi konflik kepentingan.
Baca juga : Polisi Ringkus Oknum yang Potong Bansos Bagi Sopir Mikrolet
Kedua, alokasi sumber pendanaan yang memungkinkan adanya distorsi kesepakatan antara pembelian dan pengadaan yang semestinya dengan realisasi yang dilakukan.
Ketiga, filantropi atau sumbangan pihak ketiga karena rawan terjadi tumpang tindih pemberian bantuan. Bisa terjadi satu orang dapat menerima dua sampai tiga kali bantuan. Sementara ada masyarakat atau pihak lain yang masih belum mendapatkan bantuan sama sekali
Keempat masalah pendataan.Pengawasan ketat dapat meminimalkan data-data yang salah atau tidak tepat sasaran.
Ferdiansyah menegaskan terdapat ancaman pidana maksimal hukuman mati apabila terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan .Hal.ini merujuk UU Nomor 31 Tahun 1999 yang menyebutkan tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam keadaan tertentu, termasuk pandemi Covid-19 dapat dijatuhi hukuman mati..
Menurutnya stimulus Rp405,1 triliun yang dikucurkan pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 sebagaimana yang tertera dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2020, telah dialokasikan untuk sejumlah peruntukkan.
Seperti diketahui pemerintah telah menggelontorkab Rp405,1 triliun anggaran penanganan pandemi Covid-19 antara lain untuk sektor kesehatan, pemerintah menganggarkan Rp75 triliun, pemulihan ekonomi Rp150 triliun, perlindungan sosial Rp110 triliun, dan dukungan untuk industri berbasis usaha kecil sebesar Rp70,1 triliun.
Guru Besar Pendidikan UNJ Eliana Sari mengatakan pentingnya pendidikan anti korupsi dan teladan kepemimpinan spiritualitas dalam menangani korupsi di Indonesia.
"Esensi korupsi merupakan masalah moralitas .Nah kita membutuhkan kepemimpinan efektif abad 21 yang merupakan kepemimpinan spiritualitas, " tegas Eliana. (OL-7)
Realisasi belanja negara hingga akhir November 2025 masih berada di bawah target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana untuk penanganan bencana setelah melakukan penyisiran anggaran negara yang mencapai Rp60 triliun.
Pakar UGM Zaenur Rohman mengatakan, pemerintah mesti lebih dulu memastikan kelayakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sebelum akhirnya dieksekusi.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Donald Trump mengatakan kegagalan pemungutan suara lainnya dapat memicu PHK di kalangan pegawai federal.
mendesak agar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibubarkan karena dianggap tidak memiliki fungsi yang jelas dan manfaat yang dirasakan masyarakat
Anggota DPR RI Rio Alexander Jeremia Dondokambey, mengingatkan pemerintah agar setiap anggaran negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan melalui pembahasan bersama DPR.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved