Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto optimistis dan mendukung langkah dan upaya pemerintah dalam menangani wabah covid-19. Hal itu ditegaskan Dito setelah menerima penjelasan Pemerintah tentang perkembangan indikator-indikator asumsi dasar dan target pembangunan dalam APBN 2020 sampai April 2020 di tengah wabah covid-19.
"Kami mendukung langkah dan upaya kebijakan yang dirumuskan bersama oleh Menko Ekuin, Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait dan anggota KSSK kementerian/lembaga maupun TKDD dalam merespons penanganan covid-19," kata Dito, Kamis (30/4).
Langkah kebijakan yang dimaksud di bidang kesehatan, social safety net, dan dukungan usaha melalui refocusing dan realokasi APBN 2020 pada belanja kementerian/lembaga maupun TKDD, serta kebijakan moneter oleh Bank Indonesia.
Dito juga mendukung pelaksanaan dan perluasan social safety net yang terus disalurkan untuk melindungi kebutuhan dasar masyarakat, agar tetap bertahan dalam kondisi krisis, sampai wabah covid-19 berakhir.Sekaligus dapat memperkecil dampak dari wabah covid-19 terhadap asumsi makro dan target-target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah di tahun 2020.
Dalam situasi yang luar biasa ini, Ketua Komisi XI DPR RI memahami kondisi Pemerintah dan kebutuhan pembiayaan. Untuk itu, lanjut Dito perlunya Bank Indonesia membuka peluang membeli SBN yang diterbitkan oleh Pemerintah dengan bunga yang tidak memberatkan Pemerintah.
"Hal ini untuk mendukung pembiayaan dalam rangka penanganan pandemi covid-19 serta program bantuan jaring pengaman sosial untuk rakyat miskin dan UMKM," ujarnya. (OL-3)
Selanjutnya, di tengah penanganan pandemi covid-19 diharapkan Pemerintah terus mencermati berbagai perkembangan yang terjadi di global maupun domestik serta mengambil langkah-langkah yang tepat dan terukur untuk melakukan antisipasi dampak covid -19 terhadap aspek sosial, ekonomi, dan keuangan.
baca juga: Pekerja Terdampak Covid-19 Diberikan Relaksasi Iuran BPJS
"Dengan asumsi makro yang telah dirumuskan secara realistis dan dukungan seluruh pihak untuk bergotong-royong mengatasi pandemik, kita optimistis dapat menghadapi pandemi dan target-target pembangunan yang dibuat oleh pemerintah," pungkasnya.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved