Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

DPR Masih Berpikir Koalisi-Oposisi Dalam Urusan Covid-19

Putri Rosmalia Octaviyani
13/4/2020 17:30
DPR Masih Berpikir Koalisi-Oposisi Dalam Urusan Covid-19
Ilustrasi(ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

FRAKSI PKS dan Demokrat DPR RI heran karena partainya tak dilibatkan dalam Satgas Lawan Covid-19 yang dibentuk DPR RI. Namun, mereka mengatakan tak masalah karena telah bergerak secara mandiri.

Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, mengatakan bahwa benar PKS tak dilibatkan dan tidak masuk dalam tim satgas tersebut. Ia mengaku tak paham alasan tak dilibatkannya PKS tersebut.

"Iya tidak masuk dan kita tidak tahu juga dasar pembentukanya serta mekanismenya. Kayaknya juga mungkin itu satgas koalisi kali bukan satgas DPR," ujar Jazuli, dalam keterangannya, Senin, (13/4).

Jazuli menduga bahwa itu merupakan satgas atas inisiatif pribadi anggota, bukan atas nama institusi.

"Yang saya dengar kan itu satgas inisiatif pribadi bukan institusi dan anggotanya juga pribadi. Pak Muhaimin juga tidak ada namanya kan," ujar Jazuli.

Baca juga: UPDATE : 380 Pasien Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Meski begitu, ia mengatakan tetap mengapresiasi pembentukan satgas tersebut. Setiap aksi memang sangat dibutuhkan dalam upaya penanggulangan covid-19.

"PKS sih apresiasi saja, kalau DPR ada kepdulian terhadap rakyat. Karena kalau PKS sudab 2 bulan berturut-turut potong gaji untuk bantu beli APD para medis dan bagi sembako untuk warga terutama pekerja harian," tutur Jazuli.

Sementara itu, Anggota DPR Fraksi Demokrat, Syarief Hasan, mengatakan bahwa Demokrat memang tidak masuk dalam satgas. Namun, ia menegaskan bahwa bagi Demokrat, ada atau tidak adanya kami di dalam satgas Covid-19 DPR, mereka tidak masalah.

"Karena kami sudah melakukan gerakan masif, gerakan nasional melawan covid-19," ujar Syarief.

Syarief mengatakan partainya tetap berpikiran positif. Terlebih ia menilai bahwa meski tak dilibatkan satgas, Demokrat juga telah bergerak membantu ke berbagai daerah untuk penanggulangan covid-19.

"Bagi kami yang terpenting kami sudah jalan. Sudah terjun langsung. Nah yang kedua, dalam keadaan seperti ini kita harus menggalang perstuan dan kesatuan sama-sama," tutur Syarief.

DPR RI membentuk Satgas Lawan Covid untuk membantu mempercepat penanganan penyebaran wabah di daerah. Khususnya membantu RS dan puskesmas di daerah-daerah. Peluncuran Satgas Lawan Covid-19 dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III DPR RI, Kamis siang (9/4).(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya