Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VIII DPR, Ace Hasan, mengatakan bahwa sudah saatnya aparat bertindak tegas kepada pihak-pihak yang tidak mengindahkan upaya melawan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang.
"Sebetulnya, bagi saya, siapapun berhak untuk menyelenggarakan kegiatan apapun, apalagi acara keagamaan. Tapi acara tersebut berpotensi merugikan orang lain. Di saat semua pihak gencar-gencarnya melakukan social distancing, ada pihak yang secara sengaja menyelenggarakan acara besar," ujar Ace di Jakarta, hari ini.
Tokoh atau organisasi besar khususnya keagamaan harus bersikap bijaksana dan menjadi contoh masyarakat di tengah kondisi wabah saat ini. Mereka harus mengajak masyarakat untuk ikut anjutan menjaga jarak sosial sementara waktu agar Covid-19 tidak semakin menyebar di masyarakat.
"Contohnya NU & Muhammadiyah. Keduanya telah menunda agenda besar kedua organisasi yang teramat penting, Munas NU dan Muktamar Muhammadiyah," ujar Ace.
Sementara itu Ketua Komisi III DPR, Herman Herry mengaku prihatin dengan tetap digelarnya penasbihan Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat Pr. Acara tersebut diperkirakan melibatkan setidaknya 2000 orang.
"Terkait acara di Ruteng yang tetap berlangsung, tentu saya menyampaikan keprihatinan tersendiri. Saya berharap panitia pelaksana sudah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kesehatan pengunjung acara tersebut," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Sesalkan Upacara Penahbisan Uskup Ruteng Tetap Berjalan
Herman mengatakan ke depan, aparat kepolisian harus mengevaluasi semua izin kegiatan yang melibatkab massa. Tidak hanya di sekitar Jakarta, tapi seluruh Indonesia.
"Agar setidaknya menunda kegiatannya sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah," ujar Herman.
Herman mengatakan saat ini semua pihak harus mau mengalah untuk menunda acara meski mungkin mereka telah menyiapkannya sejak lama. Jangan sampai apa yang terjadi di Malaysia, yakni penyebaran masif pasca acara keagamaan terjadi juga di Indonesia.(OL-4)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved