Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN utama pondok pesantren (ponpes) ialah mencetak orang-orang yang nantinya akan menjadi ulama. Untuk itu, ponpes diharapkan tidak hanya mencetak ulama yang paham agama, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kerukunan.
Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat memberikan sambutan dalam rangka menghadiri acara Tablig Akbar dan Haul ke-35 Pondok Pesantren Asshidiqiyah, di Pondok Pesantren Asshidiqiyah, Jakarta Barat, kemarin.
Ma’ruf mengatakan ulama mengemban dua tugas penting. Pertama, memperbaiki umat, meneruskan tugas para rasul terdahulu dalam aspek ekonomi, pendidikan, kebudayaan.
Kedua, lanjut Ma’ruf, menyiapkan regenerasi calon ulama di masa depan. “Ponpes harus mampu memberikan pemahaman narasi-narasi kerukunan sesuai dengan prinsip Islam yang wasathiyah dan rahmatan lil ‘alamiin, tidak saling membenci, dan tidak saling memusuhi,” tegasnya.
Wapres mengungkapkan bahwa peran santri telah diakui keberadaannya oleh negara melalui ditetapkannya Hari Santri Nasional. Oleh karena itu, dia meminta para kiai dan santri harus ikut berperan dalam mengawal negara terkait ideologi dan menyukseskan pembangunan Indonesia.
“Ini sebagai tanggung jawab keagamaan, tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan,” terang Ma’ruf.
Menurutnya, agar dapat mewujudkan hal itu, ponpes harus berinovasi secara berkelanjutan. Karena itu, dia menyampaikan apresiasi terhadap program inovasi yang dilakukan Ponpes Asshidiqiyah melalui pendirian Koperasi Jasa Syariah Manbaul Rizki Investama.
“Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam membangun industri ekonomi syariah, mengembangkan industri halal, antara lain industri jasa, barang, dan di bidang wisata,” ucap Wapres.
Lebih lanjut, dia menjelaskan ponpes juga mempunyai andil dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, kurikulum ponpes harus mencakup sinergi antara pendidikan dan agama. Dia mengingatkan bahwa manusia unggul dibekali oleh akhlak yang mulia.
“Ponpes akan melahirkan banyak manusia yang mempunyai akhlak mulia untuk membawa peradaban negeri ini ke arah yang lebih baik,” harapnya.
Dalam acara tersebut, Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, serta Plt Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Abdul Mu’is. (Ind/N-3)
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved