Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memastikan aspirasi masyarakat soal Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja akan ditampung dalam pembahasan omnibus law itu di DPR.
Hal itu ditegaskannya usai bertemu dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Kmpleks Kemenkopolhukam, Rabu (26/2).
Menurut Mahfud, rancangan tersebut masih bisa diperbaiki dan masukan dari masyarakat dapat diberikan saat pembahasan undang-undang di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Namanya RUU masih rancangan sehingga masih bisa diperbaiki. Masih luas arenanya untuk memperbaiki. Karena justru peran masyarakat ada di DPR untuk memperbaiki permasalahan yang timbul," ujar Mahfud.
Dalam pertemuan dengan KSPi, Mahfud mengungkapkan, telah mendengar langsung poin ketidaksetujuan serikat buruh dalam RUu Ciptaker. Diantaranya terkait jumlah waktu lembur dalam hari dan jam serta substansi terkait upah minimal kabupaten dan provinsi yang ingin disamakan
Baca juga : Tudingan Ada BIN di Omnibus Law Ibarat Memancing di Air Keruh
Menurut Mahfud, ketidaksetuujuan dalam RUU Ciptaker itu berasal dari perbedaan pendapat dan ketidakpahaman isi RUU tersebut.
"Ini tinggal konfirmasi pemahaman yang benar atas isi RUU itu bagaimana sehingga narasi atau kalimatnya bisa diperbaiki," imbuhnya.
Meski demikian, ia juga mengaku ada sejumlah kesalahan di RUU tersebut, terutama salah ketik yang membuat pemahaman di masyarakat menjadi bias.
"Maka substansinya jadi salah. Hal yang salah dalam pembahasan akan diperbaiki. Pemerintah kalau salah diperbaiki sama-sama, kalau tidak sependapat diatur yang baik, kalau tidak paham diluruskan," tuturnya.
Di sisi lain, ia menjamin proses menyatakan pendapat lewat demonstrasi terkait RUU Ciptaker akan diakomodasi dan dikawal dengan baik oleh petugas keamanan.
"Karena menyampaikan aspirasi dilindungi UU," pungkasnya. (OL-7)
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Model pembangunan yang diterapkan dalam PSN cenderung eksklusif dan berisiko menimbulkan diskriminasi serta pelanggaran HAM yang berulang.
Perluasan definisi kepentingan umum ini membuka peluang penggusuran paksa dan alih fungsi lahan pertanian, hutan, serta wilayah pesisir,
Dalam putusannya, MK telah menyatakan bahwa ambang batas parlemen konstitusional bersyarat harus dijalankan pada tahun 2029 dan pemilu berikutnya.
kehadiran UU Cipta Kerja merupakan momentum yang tepat bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan dan keterampilan kerja
Buku UU Cipta Kerja nanti dapat menjelaskan bagaimana latar belakang yang mendasari pembuatan UU Ciptaker
UU Cipta Kerja merupakan sebuah instrumen deregulasi dan debirokratisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved