Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BARESKRIM Mabes Polri menolak laporan yang dilakukan Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia terhadap Andre Rosiade, anggota DPR RI DARI fraksi Gerindra, yang diduga melakukan skenario penggerebekan pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN di di Hotel Kyriad Bumi Minang, Padang, Sumatera Barat
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, laporan tersebut belum memenuhi persyaratan yang cukup, termasuk alat bukti.
"Tentunya dari SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Mabes Polri juga kan mempunyai standart operational untuk melaporkan sesuatu biar ada kelengkapan-kelengkapannya," kata Argo yang ditemui Media Indonesia, Selasa (11/2), di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Ia mengatakan, saat ini, berkas maupun bukti dari Jarak Indonesia tidak kuat sebagai dasar laporan yang kemudian berujung penolakan.
"Ya kalau melapor harus ada bukti. Misalkan yang dilaporkan ITE harus ada cropnya, atau videonya dan lain sebagainya," lanjut Argo.
Baca juga: MKD Tunggu Giliran Panggil Andre Rosiade
Dirinya pun menegaskan agar masyarakat tidak asal melapor jika belum memiliki bukti kuat.
"Jangan sampai tidak membawa kelengkapan dan asal melaporkan terhadap polisi. Harus ada barang bukti," lanjutnya.
Sebelumnya Andre dipolisikan Jarak Indonesia karena diduga melanggar Pasal 55 jo Pasal 56, Pasal 296 jo Pasal 310 dan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Andre ditudingnya sengaja memesan kamar untuk menjebak PSK yang kemudian sengaja pula dipertontonkan kepada publik. Hal ini diperkuat dengan pernyataan PSK yang kini telah ditetapkan tersangka oleh penyidik.
"Kalau mau ditangkap kenapa dipakai dulu," kata PSK itu (OL-1)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved