Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI akan membentuk satuan tugas (satgas) pengawal investasi yang bertugas membantu pengawasan terhadap investasi masyarakat Indonesia serta menjamin investasi asing di dalam negeri.
Menurut Kapolri Jenderal Idham Aziz, satgas akan membantu tugas struktural yang sudah ada.
"Satgas mengawal investasi, itu sekarang lagi dibentuk timnya oleh Kabareskrim," kata Idham di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/1)
Sayangnya, Idham tidak merinci jumlah personel yang akan diposkan dan masa kerja satgas tersebut. Namun menurutnya, pembentukan Satgas Pengawalan Investasi akan bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang lain.
"Nanti akan bekerja sama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), bekerja sama denga pihak Bank Indonesia untuk bersama-sama sehingga satgas ini bisa lebih efisien setelah mendapatkan data," terang Idham.
Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Asep Adisaputra menyebut substansi tugas satgas, Polri memberikan jaminan kepada masyarakat dan internasional dengan berinvestasi di Indonesia.
Selain Satgas Pengawalan Investasi, satgas-satgas lain bentukan Polri antara lain Satgas Nusantara, Satgas PON (Pekan Olahraga Nasional), Satgas Anti Mafia Bola, Satgas Pangan, Satgas Karhutla, Satgas Migas, Satgas Saber Pungli, Satgas Penanggulangan Bencana dan Satgas Penanggulangan Hoax. (OL-2)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved