Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Dewan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menyebut budaya Indonesia lebih mulia ketimbang Arab.
Menurutnya, Indonesia masing kuat mempertahankan jati dirinya yakni budaya.
Said Aqil menyebut, di Arab tidak mengenal budaya menghormati orang yang lebih tua. Bahkan, perlakuannya sama baik tua maupun muda.
"Budaya kita lebih baik daripada orang Arab. Contoh, di sana biasa anak kecil lewat depan orang tua tanpa permisi, tanpa hormat," kata Said Aqil di Jakarta, Sabtu (11/1).
Said Aqil yang cukup lama mengeyam pendidikan di Arab mengingatkan kepada pelajar yang menimba ilmu di Arab untuk membawa pulang ilmu tanpa budaya Arab ke Tanah Air.
"Pulang yang saya bawa ilmu, budayanya tidak saya bawa, tetap pakai celana, batik enggak berjenggot. Pulang bawa ilmunya," terang Said Aqil.
Untuk itu, sebagai bangsa yang berbudaya ia mengenalkan Islam Nusantara. Yaitu, budaya sebagai infrastruktur budaya.
"Kita jaga jati diri budaya nusantara Indonesia khususnya. Saya punya ide memperkokoh Islam nusantara, harmonis dengan budaya kita jadikan infrastruktur agama," ungkapnya.
Ide itu sudah ia kenalkan ke negara-negara timur tengah. Salah satunya Taliban. "Juga berbagai negara Mesir, Lebanon, Suriah, dan Turki. Kok bisa bersatu, saya tawarkan ide saya Islam nusantara. Islamnya sama, tapi kita punya ciri khas budaya nusantara. Karena budaya kita lebih mulia dari budaya orang Arab, mohon maaf pak," jelasnya. (X-15)
Baca juga: Pendidikan (Agama) Islam Nusantara
Baca juga: Islam Nusantara Diperkenalkan ke Dunia
Baca juga: Islam Nusantara Perkuat Toleransi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved