Selasa 17 Desember 2019, 17:34 WIB

Pemerintah Prioritaskan Keselamatan 3 Sandera WNI di Filipina

Golda Eksa | Politik dan Hukum
Pemerintah Prioritaskan Keselamatan 3 Sandera WNI di Filipina

Antara
Mahfud MD

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, menegaskan pemerintah sudah mengantongi solusi terkait upaya pembebasan tiga WNI yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina.

"Kami sudah kompak, sudah punya solusi langkah-langkah dengan berbagai tahapannya. Pokoknya kita akan menyelamatkan karena negara harus bertanggungjawab atas keselamatan warganya," kata Mahfud seusai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (17/12).

 

Baca juga: Presiden Apresiasi Dukungan Tokoh Masyarakat untuk Ibu Kota

 

Rapat yang khusus membahas pembebasan WNI itu dihadiri sejumlah pihak terkait. Antara lain, Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, Kementerian Pertahanan, TNI, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam rapat itu disimpulkan bahwa pemerintah bakal melakukan pelbagai langkah untuk menindaklanjuti langkah yang sudah diambil. "Apa langkah itu tentu rahasia. Karena kalau dibuka namanya bukan sebuah tindakan untuk pembebasan."

Intinya, terang dia, pemerintah berusaha membebaskan seluruh sandera tanpa menimbulkan korban jiwa dan tanpa menodai kedaulatan negara yang bersangkutan, seperti Filipina, Malaysia, dan Indonesia. (OL-8)

Baca Juga

MI/Palce Amalo.

MK Terima Gugatan Kasus Bupati Terpilih Sabu Raijua

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 00:15 WIB
Permohonan disampaikan oleh warga Sabu Raijua bernama Yanuarse Bawa Lomi mewakili Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Sabu Raijua...
MI/Susanto

Enggan Berprasangka, PDIP Tunggu Proses Hukum Kasus Bansos

👤Cahya Mulyanan 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:18 WIB
Menurut dia, kader yang dapat dinyatakan bersalah harus berdasarkan putusan mahkamah partai. Sanksinya pun setelah mekanisme ini telah...
Antara

KPK Tanggapi Nama Ihsan Yunus Hilang dari Dakwaan Kasus Bansos

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 26 Februari 2021, 23:11 WIB
Ia menegaskan, KPK sebagai penegak hukum bekerja berdasarkan aturan hukum. Bukan atas dasar asumsi dan persepsi terlenih desakan pihak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya