Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, menegaskan pemerintah sudah mengantongi solusi terkait upaya pembebasan tiga WNI yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina.
"Kami sudah kompak, sudah punya solusi langkah-langkah dengan berbagai tahapannya. Pokoknya kita akan menyelamatkan karena negara harus bertanggungjawab atas keselamatan warganya," kata Mahfud seusai memimpin rapat koordinasi tingkat menteri, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (17/12).
Baca juga: Presiden Apresiasi Dukungan Tokoh Masyarakat untuk Ibu Kota
Rapat yang khusus membahas pembebasan WNI itu dihadiri sejumlah pihak terkait. Antara lain, Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara, Kementerian Pertahanan, TNI, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dalam rapat itu disimpulkan bahwa pemerintah bakal melakukan pelbagai langkah untuk menindaklanjuti langkah yang sudah diambil. "Apa langkah itu tentu rahasia. Karena kalau dibuka namanya bukan sebuah tindakan untuk pembebasan."
Intinya, terang dia, pemerintah berusaha membebaskan seluruh sandera tanpa menimbulkan korban jiwa dan tanpa menodai kedaulatan negara yang bersangkutan, seperti Filipina, Malaysia, dan Indonesia. (OL-8)
Untold Story Pembebasan 10 ABK Sandera Kelompok Abu Sayyaf 2016
Jurnalis Metro TV Marializia Hasni berbagi kisah perjuangan saat meliput operasi kemanusiaan pembebasan 10 WNI sandera Abu Sayyaf di Mindanao, Filipina.
Satu dari lima WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dilaporkan tewas tertembak saat kelompok tersebut kontak senjata dengan militer Filipina.
Kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina dilaporkan meminta tebusan 30 juta Peso atau sekitar Rp8,4 miliar atas lima warga Indonesia (WNI) yang ditawan.
Pemerintah Indonesia telah resmi mengeluarkan pernyataan memohon kepada Pemerintah Malaysia untuk berperan mengatasi kasus perompakan oleh kelompok teroris tersebut.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di Jakarta, Kamis, menyatakan bahwa ia telah melakukan komunikasi kembali dengan Menteri Pertahanan Filipina terkait pembebasan sandera secara selamat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved