Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
LA Baa, 39 warga Desa Kamelanta, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf tewas tertembak saat terjadi kontak senjata antara milter Filipina dan kelompok Abu Sayaf. La Baa merupakan salah satu dari lima warga Negara Indonesia yang disandera Abu Sayyaf sejak Januari 2020 di perairan Lahad Datu Malaysia.
Suasana haru terlihat di kediaman La Baa, di Desa Kamelanta, Kecamata Kapuntori, Kabupaten Buton saat mengetahui tewasnya La Baa. Ia bersama lima WNI lainnya menjadi tawanan Abu Sayyaf. Kelompok itu meminta sejumlah uang kepada Pemerintah Indonesia bila ingin lima sandera dibebaskan. Namun nahas saat terjadi kontak senjata antara militer Filipina dan kelompok Abu Sayyaf di Kota Patikul, Provinsi Sulu, La Baa diduga terkena peluru nyasar hingga tewas ditempat.
Berdasarkan informasi dari pihak Kementerian Luar Negeri, jenazah La Baa sudah dievakuasi dari Provinsi Sulu ke Zamboanga menggunakan pesawat militer Filipina. Selanjutnya mereka masih menunggu koordinasi antara Pemerintah Filipina dan Indonesia untuk memulangkan La Baa ke kampung halamannya untuk dikebumikan.
Naiya, adik kandung La Baa mengatakan keluarganya histeris mendengar kabar tewasnya La Baa.
"Kami hanya bisa pasrah dan keluarga berharap jenazah La Baa bisa segera dipulangkan untuk dimakamkan di Desa Kamelanta," kata Naiya, Jumat (2/10).
baca juga: Abu Sayyaf Telah Menculik 39 WNI Sejak tahun 2000
Berdasarkan laporan Kepolisian Lahad Datu, La Baa bersama empat orang rekannya yaitu Arsyad bin Dahlan 42 tahun, Arizal Kastamiran 29 tahun, Riswanto bin Hayono 27 tahun dan Edi bin Lawalopo 53 tahun diculik saat menangkap ikan menggunakan kapal kayu di perairan Lahad Datu, Malaysia pada Januari 2020. Hingga saat ini belum diketahui nasib empat orang lainnya selain La Baa yang dilaporkan tewas tertembak saat terjadi kontak senjata antara militer Filipina dengan kelompok Abu Sayyaf. (OL-3)
Presiden Donald Trump mengancam akan meluncurkan operasi militer untuk "membasmi" Hamas, jika aksi pembunuhan di Gaza terus berlanjut.
Berikut lima poin penting yang merangkum perjalanan konflik antara Israel dan Hamas sejak 2023 hingga 2025.
Presiden AS Donald Trump menyebut kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas sebagai “hari luar biasa bagi Timur Tengah”.
Presiden AS Donald Trump menyatakan perang Gaza berakhir jelang pertemuan perdamaian di Timur Tengah. Hamas akan bebaskan sandera, Israel siapkan tukar tahanan.
Sekjen PBB Antonio Guterres sambut gencatan senjata Gaza dan pembebasan sandera. Trump sebut kesepakatan ini sebagai terobosan besar perdamaian. Baca selengkapnya!
Kabar kesepakatan damai antara Israel dan Hamas disambut haru oleh keluarga para sandera.
PERKEMBANGAN konflik di Timur Tengah menunjukkan eskalasi yang semakin meluas. Situasi tersebut juga memunculkan kekhawatiran terhadap nasib warga negara Indonesia (WNI)
KEMENTERIAN Luar Negeri atau Kemlu RI mulai melaksanakan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran secara bertahap menyusul eskalasi ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah.
Setelah hampir dua bulan dalam penyanderaan, empat Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang diculik perompak di perairan Gabon akhirnya dibebaskan.
PULUHAN WNI yang mengikuti tur ziarah dilaporkan tertahan di Amman, Yordania, akibat penutupan ruang udara di kawasan tersebut, minta evakuasi pembatalan penerbangan
AMERIKA Serikat dan Israel menyerang Iran, negara di Timur Tengah. Turki yang berbatasan langsung dengan timur tengah mendorong diplomasi, WNI diminta waspada
Eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat semakin meluas dan berdampak pada sejumlah negara Teluk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved