Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN Hari Antikorupsi yang jatuh selang sehari sebelum Hari HAM menjadikan Hari HAM tidak begitu semarak. Perhatian publik lebih tertuju pada Hari Antikorupsi yang jatuh pada 9 Desember.
Hal itu menjadikan Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie meradang. Ia tidak terima dengan kondisi tersebut.
"Korupsi juga sama pentingnya. Tapi jangan gara-gara kita mau mendahulukan popularitas korupsi, isu HAM ditinggal. Itu yang saya tidak bisa terima," ungkap Jimly saat ditemui usai menjadi narasumber dalam Semiloka Nasional bertajuk Refleksi Implementasi Mediasi di Indonesia di Hotel Sultan, Kamis (12/12).
Untuk mengarusutamakan isu HAM, Jimly mengusulkan presiden membuat tradisi baru yakni berpidato saat peringatan Hari HAM
"Caranya saya usulkan sudah sejak 2 tahun lalu. Presiden harus membuat tradisi pidato kemanusiaan atau pidato keadilan setiap tanggal 10," tegasnya.
Baca juga: Jeda 5 Tahun Eks Napi Korupsi Dinilai Tidak Berlebihan
Menurutnya, HAM adalah isu kemanusiaan yang bersifat global dan jauh lebih utama. Karena HAM berkaitan dengan kualitas peradaban.
"Ini gara-gara ada isu korupsi, orang lupa pada hak asasi manusia. Ini jauh lebih lebih menyangkut erat dengan kualitas tingkat peradaban," tuturnya.
Untuk itu, Jimly meminta presiden menyampaikan pidato terkait hak asasi manusia saat peringatan Hari HAM yang jatuh pada tanggal 10 Desember.
"Jadi kita meminta supaya presiden itu pidato setiap tanggal 10 Desember. Jangan lupa. Itu dia udah janji. Janjinya mau pidato keadilan. Yang penting 10 Desember ada pidato, dimana tempatnya? di istana," pungkasnya.(OL-5)
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Di balik blokade internet, warga Iran mengungkap kengerian penumpasan protes oleh aparat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved