Selasa 10 Desember 2019, 17:31 WIB

Bea Cukai Soekarno Hatta Gagalkan Penyelundupan 16 Ekor Kadal

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Bea Cukai Soekarno Hatta Gagalkan Penyelundupan 16 Ekor Kadal

DOK BEA CUKAI
Seorang petugas bea cukai sedang memeriksa bawaan TM berupa 16 ekor kadal dalam kotak.

 

Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta mengamankan seorang warga negara asing (WNA) berinisial TM. TM diduga akan menyelundupkan 16 ekor kadal, melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Selasa (12/11).

Kadal yang termasuk dalam spesies Tiliqua gigas tersebut disembunyikan di dalam dua kotak plastik yang akan dibawa TM ke Jepang. TM akan membawanya menggunakan pesawat Thai Airways TG-436 rute Jakarta-Bangkok-Osaka.

“Kecurigaan petugas diawali dengan melihat barang bawaan penumpang tersebut melalui mesin xray, tampak seperti ada yang bergerak di dalamnya, dan setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati di dalamnya terdapat 16 ekor kadal hidup,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Finari Manan.

Penumpang tersebut kemudian diamankan beserta barang bawaannya, dan diperiksa di Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, bekerja sama dengan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno Hatta selaku instansi yang menangani hal terkait.

Menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Karantina Hewan BBKP Bandara Soekarno-Hatta Wirokartiko Satyawardana, kadal yang dibawa penumpang tersebut termasuk dalam apendiks 1 daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

Tindak lanjut atas pemeriksaan yang telah dilakukan, 16 ekor kadal tersebut akan disita dan ditempatkan di instalasi karantina hewan. Sedangkan untuk penumpang TM, akan diberi penjelasan mengenai aturan membawa satwa dari Indonesia, dan kemudian diserahkan ke penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) BBKP Bandara Soekarno Hatta. (RO/OL-10)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Kejaksaan Tenggelamkan 4 Kapal Vietnam di Kepulauan Riau

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 05 Maret 2021, 07:41 WIB
Keempat kapal Vietnam itu merupakan barang bukti dalam perkara tindak pidana perikanan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau...
Medcom.id.

Polri masih Proses Tiga Polisi Terkait Kematian Laskar FPI

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 05 Maret 2021, 05:20 WIB
Polri telah menerbitkan Laporan Polisi (LP) soal dugaan unlawful killing...
Medcom.id.

Polri Gugurkan Status Tersangka Laskar FPI karena sudah Meninggal

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 05 Maret 2021, 04:45 WIB
Ia menilai Polri masih memiliki nurani dan akal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya