Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal kehadiran dirinya dalam pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo Kemayoran pada Jumat (8/11) lalu.
Ia mengatakan, kehadirannya tidak ada kaitan dengan soal politik, terlebih soal Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Saat ini dirinya fokus bekerja menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Ibu kota.
"Masya Allah, saat ini saya bekerja di Jakarta baru 2 tahun. Terus Presiden baru dilantik, belum 1 bulan. Jadi, rileks dulu saja. Saya sekarang tetap fokusnya di Jakarta, fokusnya kegiatan-kegiatan terkait Jakarta," kata Anies di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (11/11).
Menurut Anies, kedatangan dirinya merupakan hal yang wajar karena acara itu dilaksanakan di Ibu kota.
Baca juga: NasDem akan Gelar Konvensi Capres pada 2022
"Biasa saja. Saya Gubernur Jakarta, kalau ada pembukaan-pembukaan kongres, memang biasa diundang dan menyampaikan sambutan sebagai tuan rumah. Jadi sesuatu yang normal," ujar Anies.
Anies diketahui bukan figur yang asing di NasDem. Ia terlibat dalam deklarasi Nasional Demokrat, yang sebelumnya menjadi ormas. Deklarasi tersebut dihadiri oleh 45 tokoh nasional, termasuk Anies, di Istora Senayan, Jakarta pada 1 Februari 2010.
Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat yang juga merupakan kader NasDem, mengaku heran apabila ada pihak yang menanyakan bahkan meributkan kehadiran Anies di Kongres NasDem itu.
"Lah orang yang datang itu Gubernur. Kenapa ribut, kenapa Anies? Nanti calon Presiden, apa urusannya?" kata Viktor. (OL-1)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved