Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis menegaskan komitmen kepolisian mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Ia berjanji akan mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.
"Saya tetap berkomitmen seperti saya sampaikan sebelumnya di DPR ketika uji kepatutan dan kelayakan. Komitmen saya secepatnya kasus itu diungkap baik kasus Novel dan kasus-kasus (teror) lain kepada unsur KPK," kata Idham usai bertemu Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/11).
Idham mengatakan secepatnya akan memilih Kepala Bareskrim yang menangani langsung kasus penyerangan tersebut. Saat ini proses pemilihan tengah melibatkan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) yang dipimpin Wakapolri.
"Tentu kita akan cari perwira terbaik untuk Kabareskrim yang akan menuntaskan kasus tersebut," ucapnya.
Baca juga: Kasus Novel Baswedan Tunggu Arahan Kabareskrim Baru
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan saat ini sudah ada temuan signifikan tim teknis yang menangani kasus Novel. Meski begitu, ia enggan mengungkapkannya ke publik karena khawatir akan berdampak pada upaya lanjutan pengungkapan kasus tersebut.
"Ada temuan-temuan yang sangat signifikan yang sudah didapat tim teknis. Tim teknis bekerja sangat tertutup. Kalau kita buka ke publik, kita bisa saja kembali ke nol. Tidak akan berapa lama lagi kita mengungkap kasus ini," ujar Iqbal.
Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta Kapolri segera menuntaskan pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel. Jokowi memberi tenggat pengungkapan kasus sampai awal Desember memdatang.(OL-4)
Pengamat Sebut Polri Perlu Fokus pada Penguatan Reformasi Internal
Menurut Sigit, di Aceh Tamiang sendiri ada 38 sekolah yang dilakukan pembersihan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Polri tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved