Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN RI menjamin keamanan di keamanan masyarakat di Wamena Papua. Kepala Biro Penerangan Masyarajat Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengataka, saat ini situasi Wamena sudah kondusif dna masyarakat pun sudah berkegiatan seperti biasa.
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau yang melaksanakan upacara serah-terima jabatan, Senin (30/9) bahkan telah turun langusng meninjau kondisi pengungsian warga Wamenda di Jayapura/
"Ada kegiatan-kegiatan bakti sosial yang dilakukan Polda Papua, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama aparat TNI, khususnya ke pengungsi. Kita juga sudah menurunkan tim trauma healing untuk anak-anak agar mereka tidak trauma dengan kejadian di Wamena. Bantuan sosial dan kesehatan terus dilakukan," ujar Dedi di Mabes Polri, Selasa (1/10).
Dedi mengungkapkan, ada sekitar tiga ribu orang yang dievakuasi dari Wamena ke Jayapura.
"(Mereka) sudah ditampung ada beberapa titik penampungan baik di Polres, Kodim, mesjid, gereja, maupun mengalami trauma dan luka sudah ditangani rumah sakit-rumah sakit di Jayapura," papar Dedi.
Baca juga : Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka Kerusuhan Wamena
Aparat gabungan Polri dan TNI juga bekerja sama dengan tokoh agama dan beberapa kepala suku di Wamena untuk memberikan imbauan kepada para pengungsi tentang jaminan keamanan.
"Pada prinsipnya kepala suku di Wamena menghendaki para penduduk pendatang Papua untuk segera kembali ke Wamena. Karena roda ekonomi sebagian besar mereka (pengungsi) yang menggerakkan," jelas Dedi.
Dedi juga mengatakan akan memfasilitasi pemulangan pengungsi apabila sudah melewati masa trauma.
"Akan difasilitasi oleh TNI Polri dengan pesawat baik TNI Polri untuk mengangkut lagi saat ini pengungsi di Jayapura untuk kembali ke Wamena," katanya.
Sementara itu, pemulihan fasilitas yang rusak pascakerusuhan terus dilakukan agar bisa berfungsi kembali. (OL-7)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved