Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSUHAN yang terjadi di Kabupaten Wamena, Papua, Snein (23/9) menyebabkan sekitar 5.500 warga mengungsi. Mereka kebanyakan adalah warga pendatang di Wamena.
Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan, suasana di seluruh Papua, terutama di Wamena memang sedang memanas sejak peristiwa di Surabaya beberapa waktu lalu.
"Wamena yang paling emergency, kita perlu melindungi warga pendatang karena mereka sekarang sedang jadi sasaran," ujar Taufan saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (28/9).
Taufan menilai, peristiwa ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh aktor non-negara. Oleh karena itu, ke depan perlu ada tindakan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian di Wamena.
Baca juga : Benny Wenda Diusir dari Ruang Sidang Umum PBB
"Pelanggaran HAM sangat mungkin dilakukan oleh aktor non-negara. Nantinya ini kan harus diselidiki apakah dia pelanggaran HAM berat atau tidak nanti akan diselidiki," imbuhnya.
Guna melindungi warga pendatang dari serangan dalam kondisi darurat seperti sekarang ini, Taufan menyarankan aparat berwenang untuk menjaga pemukiman warga dengan ketat.
Apabila kondisi dinilai sangat rentan, sebaiknya masyarakat diungsikan ke tempat yang aman serta dikawal oleh Polisi dan TNI.
Selain itu, dia mengimbau pemerintah maupun masyarakat untuk mencegah timbulnya kekacauan agar pertikaian tidak berlagsung berlarut-larut, serta diperlukan langkah-langkah perdamaian.
"Dalam hal ini tentu tanggung jawab negara, kewajiban negara untuk melindungi seluruh warga negara termasuk orang Papua, karena tidak menutup kemungkinan setelah ini orang papuanya diserbu kelompok non Papua," tegasnya. (OL-7)
Komnas HAM desak Panglima TNI periksa eks KaBAIS Letjen Yudi Abrimantyo terkait kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus. Simak pernyataan lengkapnya di sini.
KOMISIONER Komnas HAM, Amiruddin al Rahab menangapi menanggapi pergantian Kepala Bais atau Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo. Menurutnya itu sinyalemen baik dan minta Kabais TNI diperiksa
Pendalaman dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak.
PROSES pemulihan Aktivis KontraS Andrie Yunus diperkirakan mencapai dua tahun. Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI, awal Maret 2026.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin seluruh biaya pengobatan dan pemulihan Andrie Yunus.
Fokus investigasi tidak hanya terpaku pada luka fisik, tetapi juga dampak psikologis jangka panjang yang dialami oleh Andrie Yunus akibat siraman air keras tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved