Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HERMAN Mauli Murnan, 10, warga Kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, selamat dari petaka yang menimpanya. Bocah malang itu sempat terseret arus dan tenggelam ketika memancing di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.
Herman selamat berkat pertolongan 8 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Kaliwanggo. Aksi heroik itu dilakukan oleh para personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG yang kebetulan melakukan patroli patok di MM12.2.
Komandan Pos Kaliwanggo Kapten Inf Adik Sunarto melalui keterangan dari Pusat Penerangan TNI, Jumat (20/9), menuturkan anak buahnya yang sedang melintas di pinggir sungai Warma tidak sengaja mendengar teriakan minta tolong dari 2 rekan korban.
Walhasil, tanpa berpikir panjang prajurit pun langsung terjun ke sungai dan melakukan penyelamatan. Menurut dia, naas yang terjadi pada Rabu (18/9) sore, bermula ketika korban berusaha berenang untuk melepaskan senar pancingnya yang tersangkut.
"Kemudian dengan sigap dua personel satgas atas nama Kopda Juwadi dan Pratu Popi Alex melompat berenang ke sungai untuk menyelamatkan anak itu," ujar Sunarto.
Baca juga: Presiden akan Ganti Puan dan Yasonna
Sunarto menambahkan, bocah malang yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri langsung diberikan nafas buatan. Setelah siuman, korban pun dilarikan petugas ke pos penjagaan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Di pos tersebut petugas juga memberikan makan dan minum serta vitamin agar kondisi kesehatan Herman bisa segera pulih. "Selanjutnya kami antarkan anak tersebut pulang ke rumahnya untuk diserahkan kepada kedua orang tuanya di Kampung Erambu, Distrik Sota," katanya.
"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak tentara dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad atas kepedulian dan pengorbanan yang telah menyelamatkan putra kami," ucap Maria Welmince Kidup, 36, ibunda Herman, lirih.
Apresiasi atas aksi heroik itu juga disampaikan Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya. Ia menilai tindakan sigap dalam insiden itu menunjukkan bahwa prajurit TNI siap membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya. (OL-8)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Ikrar setia NKRI dicetuskan dalam upacara resmi yang digelar di Pos Sinak BNPB Satgas Yonif 142/KJ, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
BINGKAI Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus diperkuat dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dan membangkitkan semangat Sumpah Pemuda.
Adapun delapan poin utama yang tertuang dalam Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia, yakni menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai aturan perundang-undangan.
Bukan sekadar peringatan sejarah, Asyura 2025 serukan solidaritas bagi Palestina dan janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jaga NKRI! Temukan tantangan persatuan & strategi memperkuatnya. Artikel ini wajib dibaca untuk Indonesia yang solid!
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved