Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) meraih Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintahan Tahun 2019.
''Kami ingin menyampaikan rasa penghargaan dan terima kasih kepada kementerian dan lembaga karena selama 15 tahun ini kita terus berupaya menciptakan tata kelola dan pengelolaan keuangan negara secara jauh lebih baik,'' kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang juga sebagai Kepala BNPP mengucapkan rasa syukur atas pencapaian yang menggembirakan tersebut.
Baginya, raihan prestasi tersebut didapat berkat kinerja jajarannya di lingkungan Kementerian Dalam Negeri maupun BNPP.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran Kemendagri dan BNPP yang bekerja secara sungguh-sungguh dan terus melakukan inovasi perbaikan yang meningkatkan kinerja positif organisasi Kemendagri," kata Tjahjo.
Mendagri berharap bisa memacu kinerja aparatur di lingkungan Kemendagri untuk mempertahankan dan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) tahun mendatang.
Selain itu, dia juga memuji kinerja para aparatur pemerintah dan profesional di jajaran Kemendagri dan BNPP yang mampu mengelola anggaran dengan baik.
"Teman-teman di jajaran Kemendagri dan BNPP setidaknya selama beberapa tahun ini mampu menunjukkan kinerja yang sangat profesional, khususnya dalam rangka menata anggaran sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, " jelas Tjahjo.
Apresiasi
Senada dengan itu, Sri Mulyani juga mengapresiasi kementerian dan lembaga yang telah mampu melakukan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara dengan baik.
Hal itu menunjukkan komitmen jajaran Kemendagri dan BNPP dalam pengelolaan keuangan dan menyajikan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan lima kali berturut-turut.
Ia mengatakan laporan keuangan kementerian dan lembaga (LKKL) yang mendapatkan opini WTP pada 2018 yang lalu tetap diaudit dan dilaporkan ialah sebanyak 81 LKKL, meningkat dari sebelumnya yang berjumlah 79.
"Ini peningkatan yang signifikan dari sebelumnya. Tentunya ini menunjukkan suatu komitmen dari pengelolaan keuangan negara terutama dari pengguna keuangan negara untuk bisa melakukan pertanggungjawaban yang semakin baik." ujar Menkeu.
Opini WTP ialah opini audit yang diterbitkan jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Artinya, auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, Kementerian Dalam Negeri dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik.
Setidaknya ada empat kriteria yang telah ditetapkan dalam melakukan audit atas Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), yakni pertama laporan keuangan harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan, kedua mengenai kelengkapan bukti yang memadai, ketiga pengendalian intern harus baik, dan keempat penyusunan harus sesuai undang-undang.
Dengan demikian, diraihnya opini wajar tanpa pengecuali-an selama lima tahun berturut-turut oleh Kemendagri dan BNPP menunjukkan tingkat profesionalisme pengelolaan dan pelaporan pemakaian anggaran keuangan negara.
Tak hanya itu, raihan WTP selama lima tahun berturut-turut ini juga menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. (Ant/P-1)
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
PLBN Motamasin memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas lintas batas Indonesia-Timor Leste pada momen Idul Fitri 1447 H dan Paskah 2026.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Program BNPP MENYALA direncanakan akan menyambangi delapan ibu kota provinsi perbatasan di seluruh Indonesia.
Kerja sama ini akan menjadi landasan bagi program-program kolaborasi yang sinergis antara BNPP dengan Baznas dalam berbagai bidang.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan.
Pesan perdamaian, kesejukan, dan keharmonisan harus terus disebarluaskan, bersamaan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved