Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Yogyakarta gelar konferensi pers pada Rabu (28/08) terkait terbongkarnya upaya penyelundupan narkotika di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyindikan Kantor Wilayah Bea Cukai Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gatot Sugeng Wibowo, menjelaskan kronologi penindakan narkotika tersebut.
“Penindakan ini terjadi pada tanggal 27 Juli 2019. Petugas Bea Cukai gagalkan penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial RDA (22) yang merupakan penumpang pesawat Air Asia nomor penerbangan AK-346 asal Malaysia,” ungkap Gatot.
Saat dilakukan pemeriksaan badan atau body tapping oleh petugas, lanjut Gatot, tersangka kedapatan membawa lima bungkus plastik berisi 484 butir psikotropika jenis 'happy five' dan 9,5 butir narkotika jenis ekstasi yang disembunyikan di dalam breast holder (bra). Narkotika itu disinyalir akan diedarkan tersangka RDA,22, yang bertempat tinggal di Surabaya.
Petugas Bea Cukai bersama petugas AAU Lanud Adisutjipto dan Angkasa Pura I melakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya wewenang penanganan perkara tersebut dilimpahkan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami apakah ada orang lain yang bekerja sama dengan tersangka dan apakah kasus ini merupakan jaringan internasional narkotika.
“Dengan menggagalkan penyelundupan ini, Bea Cukai menekan potensi peredaran narkotika yang berasal dari luar negeri pada masyarakat luas. Kami imbau masyarakat untuk selalu membentengi diri dan mendukung pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika, salah satunya dengan melaporkan tindakan mencurigakan kepada aparat penegak hukum," tegas Gatot.
"Kami juga berharap sinergi yang baik antar aparat penegak hukum terus berjalan dan selalu dapat ditingkatkan, untuk mengamankan masyarakat dari ancaman barang haram tersebut,” tutur Gatot. (OL-09)
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
PEMERINTAH pusat kembali menaruh perhatian serius pada Batam.
Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut positif sinyal perombakan besar-besaran di internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan terus melakukan langkah bersih-bersih di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved