Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Bea Cukai Kualanamu mendapatkan penghargaan pada kompetisi inovasi Kementerian Keuangan Tahun 2018. Penghargaan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, tersebut berhasil diraih atas inovasi pengimplementasian Customs Declaration Online di Bandara Kualanamu.
Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, mengungkapkan bahwa sejak Juli 2018 Bea Cukai Kualanamu terus berupaya untuk menyosialisasikan penggunaannya kepada masyarakat khususnya penumpang internasional di Bandara Internasional Kualanamu.
“Customs Declaration Online memberikan kemudahan kepada penumpang untuk mengisi pemberitahuan Customs Declaration seperti kemudahan pengisian yang dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun juga efisiensi waktu pemberitahuan kepada petugas. Inovasi ini juga meningkatkan efisiensi anggaran dan mendukung program Go Green yang sedang digalakkan oleh pemerintah dengan mengurangi penggunaan kertas untuk bahan cetak Customs Declaration konvensional,” ungkap Bagus.
Selain berhasil menerima penghargaan atas inovasi yang telah diciptakan, Bea Cukai Kualanamu juga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Keuangan, agar seluruh kantor di Kementerian Keuangan berpredikat WBK. “Predikat wilayah bebas dari korupsi tidak hanya terpaku kepada peserta lomba saja tapi harus menjadi motivasi bagi seluruh kantor pelayanan Bea Cukai untuk membangun ekosistem yang seadil-adilnya,” jelas Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi dalam arahannya.
Heru Pambudi juga mengakui merasa bangga dengan prestasi yang diraih Bea dan Cukai hingga saat ini menjadi peringkat ketiga terbaik dalam hasil Survei Penilaian Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi 2017 dari 36 kementerian/lembaga dan pemerintahan daerah, yang diumumkan pada tanggal 21 November 2018 silam. (RO/OL-10)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved