Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR, Zulkifli Hasan, mengatakan sistem pembangunan nasional model Garis Besar Haluan Negara (GBHN) akan dibahas lebih lanjut oleh anggota MPR periode berikutnya. Zulhas mengatakan, MPR akan melakukan rapat terakhir sebelum menyerahkan ke anggota MPR periode berikutnya.
"Amendemen terbatas untuk model garis-garis besar haluan negara itu sudah jadi dan selasa nanti akan rapat akhir dan akan diserahkan kepada MPR yang akan datang," kata Zulhas, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).
Baca juga: Pemindahan Ibu Kota untuk Kurangi Ketimpangan
Zulhas membantah, rencana melakukan amendemen terbatas tersebut untuk mengakomodasi kepentingan tertentu dan hasil lobi-lobi antarparpol di parlemen.
"Tidak ada lobi, ini soal keputusan politik. Nanti MPR yang akan datang ditentukan oleh 600-700 orang, bukan pula soal pimpinan," ujar Zulhas.
Zulhas mengatakan, perlunya sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN mengingat luasnya negara Indonesia.
"Perlu haluan sebagai pemandu arah pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan. Haluan yang dimaksud disusun secara demokratis berbasis kedaulatan rakyat, disertai landasan hukum yang kuat," pungkasnya. (OL-6)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved