Senin 03 Juni 2019, 17:43 WIB

Terima Remisi, Perilaku Warga Binaan Harus Membaik

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
Terima Remisi, Perilaku Warga Binaan Harus Membaik

Media Indonesia/Liliek
Ilustrasi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Purwokerto, Jawa Tengah.

 

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) memberikan remisi khusus (RK) Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah kepada 112.523 narapidana muslim di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami mengatakan remisi sebagai bentuk penghargaan bagi narapidana yang sudah mengikuti pembinaan dengan baik dan tertib.

Baca juga: 112.523 Napi Peroleh Remisi Idul Fitri, 512 Bebas

Pemberian remisi, sambung dia, juga bermanfaat untuk menekan dana anggaran maupun kelebihan huni (overcrowding) sebagian besar lembaga pemasyarakatan (LP) di Indonesia.

"Yang pasti ada penghematan anggaran, kemudian yang lebih penting karena konsep dari pemasyarakatan adalah pemulihan kesatuan hidup, tentu semakin cepatnya pemulihan sesuai dengan visi dari penyelenggaraan pemasyarakatan, dan yang lebih penting lagi overcrowding bisa diatasi," terang Sri saat dihubungi Media Indonesia.

Dengan memberikan pengurangan masa tahanan, Sri menilai kemauan dan harapan narapidana dapat terus tumbuh. Dengan begitu warga binaan terdorong untuk besungguh-sungguh mengubah sikap dan perilakunya menjadi lebih baik, sehingga dapat kembali lagi ke tengah masyarakat.

"Ketika mereka di dalam sudah berkelakuan baik, kemudian tertib mengikuti pembinaan, tidak pernah melakukan pelanggaran, berarti kan sudah menunjukkan sikap lebih baik. Oleh karena itu, mereka diberikan reward dengan kembali ke lingkungan selama ia tinggal," imbuh Sri.

Kelebihan huni di LP Indonesia secara keseluruhan sudah mencapai dua kali lipat dari daya tampung aslinya. Saat ini, LP di Indonesia berpenghuni 265 ribu jiwa, padahal kapasitasnya hanya diperuntukkan untuk 126 ribu jiwa.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Ade Kusmanto menambahkan, pemberian remisi khusus Idul Fitri kepada 112.523 narapidana dapat menghemat anggaran makan napi hingga puluhan miliar rupiah.

"Secara keseluruhan telah menghemat biaya makan narapidana Rp. 54.909.660.000," pungkas Ade. (Uca/A-5)

Baca Juga

Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...
Ist/DPR

Johan Budi: Gunakan UU TPPU dalam Pengungkapan Kasus Judi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:05 WIB
DPR mengusulkan UU 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dalam upaya penindakan kasus...
Ist

Relawan Puan Gelar Kegiatan Senam Asik dan Aksi Peduli Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 16:55 WIB
Dalam kegiatan ini, Relawan Puan membagikan ratusan paket sembako bagi warga yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya