Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik LIPI Syamsuddin Haris mengatakan pada periode kali ini banyak anggota legislatif baru yang menghiasi parlemen di Senayan. Ini bisa diindikasikan anggota legislatif yang lama memiliki kinerja buruk.
Syamsuddin menilai dengan kinerja yang buruk itu, publik lebih menaruh harapan kepada para caleg lain meski belum memiliki rekam jejak menjadi anggota parlemen di Senayan.
"Kalau wajah baru DPR banyak, itu artinya berlangsung hukuman publik terhadap wajah lama DPR yang kinerjanya buruk," kata Syamsuddin, ketika dihubungi Jumat (10/5).
Baca juga: DPR Dukung Jokowi yang Akan Permudah Prosedur Berinvestasi
Syamsuddin menambahkan dengan indikasi itu, sebaiknya para anggota legislatif yang baru menghuni parlemen harus mengetahui kekurangan dan menampilkan kinerja lebih baik dari sebelumnya.
"Harapan kita wajah baru memiliki kinerja lebih baik," ungkapnya.(OL-5)
Hambatan utama pengesahan RUU ini selama ini adalah kekhawatiran akan tumpang tindih dengan undang-undang sektoral lainnya.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved