Kamis 09 Mei 2019, 20:20 WIB

Tak Kantongi Izin Alasan Aksi Demonstrasi Kivlan Zen Bubar

Melalusa Susthira K | Politik dan Hukum
Tak Kantongi Izin Alasan Aksi Demonstrasi Kivlan Zen Bubar

MI/ BARY FATHAHILAH
Inisiator Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen (tengah).

 

JALANNYA aksi demonstrasi oleh sejumlah massa Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) di KPU dan Bawaslu yang rencananya dimulai dari Lapangan Banteng, Jakarta Pusat sebagai titik berkumpul massa tidak berjalan mulus. 

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan bahwa jalannya aksi unjuk rasa tersebut ternyata tidak mengantongi izin surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian.

"Iya memang tidak ada izinnya makanya tadi korlap yang di sini yang tadi saya omong komunikasikan sampaikan kepada mereka bahwa hari ini tidak ada pemberitahuan untuk kita," ujar Harry pada Kamis (9/4).

Atas dasar tidak mengantongi izin, kata Kombes Harry, sejumlah massa di Lapangan Banteng tersebut akhirnya bersedia untuk membubarkan diri dengan tertib.

"Mereka mengerti juga makanya membubarkan diri. Alhamdulillah di bulan suci Ramadan ini bubar dengan aman tertib dan damai," terang Harry.

Harry mengaku demonstran harus dapat menunjukkan izin yang dikantongi dari Polda sebelum memulai aksi demonstrasi.

"Izin ke kepolisian itu ada kan ada, diajukan ke Polda, kami polres jakpus hanya melaksanakan pengaman aja yang ada prosedurnya," pungkas Harry.

 

Baca juga: Respons Setan Gundul, Kivlan Zein Serang Andi Arief dan Demokrat

 

Harry mengaku pihaknya akan terus siap siaga mengamankan aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh Kivlan Zen, Eggi Sudjana, Permadi, dan Syarwan Hamid tersebut. Pihak-pihak tersebut menuntut pihak penyelenggara pemilu untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Polri siap mengamankan rangkaian sampai tahapan pemilu sampai dengan selesai kami juga menhimbau bulan puasa romadon ini sama-sama menjaga kesejukan banyak masyarakat lain yang harus mendapatkan seperti kita sendiri," ujar Harry.

Sejumlah massa sampai dengan sore hari, Kamis (9/4) tampak menyambangi Bawaslu RI, lagi-lagi jalannya aksi massa tersebut bubar karena tidak mengantongi izin. Hingga petang, di kantor KPU tidak tampak sejumlah massa arahan Kivlan Zen tersebut. (A-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Panglima Yudo: TNI-Polri Harus Berantas Praktik Ekspor dan Tambang Ilegal

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Rabu 08 Februari 2023, 21:24 WIB
PANGLIMA TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan TNI-Polri harus bersinergi memberantas praktik ekspor dan tambang...
ANTARA

MK Belum Bisa Pastikan Kapan Gugatan soal Sistem Pemilu Diputus

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 08 Februari 2023, 20:54 WIB
Pihak MK belum dapat memastikan ada atau tidaknya sidang lanjutan. Pasalnya hal itu akan diputuskan oleh Mahkamah dalam sidang...
DOK pribadi.

Tahun Politik, Sejumlah Anggota DPR dan DPD Raih Penghargaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 20:35 WIB
Calon legislator atau senator harus dapat menjalankan personal branding untuk menunjukkan kepada konstituennya tentang karakter dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya