Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memberikan waktu hingga besok untuk KPU Kota Depok, Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang hingga saat ini masih belum menyerahkan hasil penghitungan suara.
"Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi masih proses rekap karena di kecamatannya baru selesai, disana jumlah TPS banyak," kata Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (9/5).
Baca juga: Ketua KPU Tantang Balik Pihak Penuduh Kecurangan
Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Jabar sudah dimulai sejak kemarin. Namun ketiga daerah tersebut dijadwalkan pada hari terakhir, Sabtu (11/5).
Dia berharap ketiga daerah tersebut tidak lagi terlambat setelah diberi perpanjangan waktu, karena rapat pleno di KPU Jabar maksimal selesai tanggal 12 Mei.
"Mudah-mudahan besok, tidak melanggar waktu, ada perpanjangan sampai tanggal 10 Mei untuk rekapitulasi Kota Kabupaten berarti sampai besok," kata dia.
Proses rekapitulasi penghitungan suara, kata dia, didahului oleh kabupaten dan kota yang lebih dulu menyerahkan hasil rekapitulasi. Sementara itu bagi yang belum menyerahkan dijadwalkan pada hari terakhir.
Baca juga: Lima Provinsi Rampungkan Rekapitulasi Hasil Pemilu
"(Urutan rekap) berdasarkan yang selesai duluan. Kemarin Kabupaten Tasikmalaya kita dahulukan, kita apresiasi," kata dia.
Hingga saat ini, KPU Jabar baru menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara di enam daerah. Namun hanya baru dua daerah yang telah ditetapkan karena yang lainnya memiliki selisih pada data pemilih. (Ant/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved