Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) memastikan tidak akan menghentikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019.
"Kami tidak akan setop Situng karena justru masyarakat dan parpol serta pasangan calon presiden dan wapres terbantu dengan sistem ini," ujar komisioner KPU Ilham Saputra di Jakarta, Jumat (3/5).
Dia menegaskan, Situng KPU merupakan wujud transparansi penghitungan suara pemilu yang disediakan bagi masyarakat. Akan tetapi, lanjut dia, Situng bukanlah alat untuk menetapkan hasil pemilu secara nasional, melainkan untuk menyediakan informasi secara cepat.
Baca juga: Datangi KPU, Politisi Gerindra Minta Situng Disetop
"Jika ada yang salah entry, ya kita Koreksi. Selama ini tinggal belasan saja data yang belum diperbaiki," kata Ilham.
Untuk penetapan hasil perolehan pemilu, jelas dia, dilakukan oleh jajaran KPU secara berjenjang. Hal itu, sudah diatur dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
Di mana, papar dia, petugas membawa formulir C1 yang telah diteken Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan saksi akan dibawa ke kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, untuk proses rekapitulasi.
"Jika C1-nya yang salah tulis, akan diperbaiki direkapitulasi manual secara berjenjang," tutup Ilham. (X-15)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved