Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTRI mendiang Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah, mengimbau kedua kubu yang bertarung di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 menghormati hasil akhir Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pemenang ataupun yang kalah harus bersikap bijak.
"Dua-duanya mengklaim mereka yang menang. Bagaimana sih kita melihat itu yang menang harus bersikap bijak terhadap kemenangannya, yang kalah juga harus menerima kekalahannya," kata Sinta seusai pertemuan tokoh dan sesepuh bangsa di kediaman BJ Habibie, Jakarta, Rabu (1/5).
Menurut Sinta, tak sulit menyatukan kedua kubu yang tengah bertarung di pilpres. Sikap dewasa kubu 01 atau 02 penting mengeratkan kembali persatuan bangsa Indonesia.
"Saya pikir itu. Kalau tidak, susah untuk menyatukan dan bisa lebih baik," ujarnya.
Baca juga: SDM Indonesia Harus Dikelola oleh Pemerintahan yang Baik
Sinta mengatakan dalam pertemuan yang dihadiri para tokoh bangsa ini, ada beberapa wejangan dari Habibie. Salah satunya, mengawal proses pemilu dengan baik.
Dengan begitu, kata Sinta, pemimpin terpilih merupakan orang yang tepat untuk memimpin Indonesia. "Pesan Pak Habibie setelah itu adalah the right man on the right place, kalau semuanya sudah disusun ditata dengan sebaik-baiknya," pungkas dia.
Baca juga: TKN : Ada 14.843 Laporan Kecurangan Terkait Paslon 02
Sejumlah tokoh dan sesepuh bangsa menggelar silaturahmi di kediaman Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk terkait situasi bangsa.
Tokoh yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, ulama Muhammad Quraish Shihab, Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dan rohaniawan Franz Magnis-Suseno. (X-15)
PRESIDEN Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional. Itu termasuk jajaran Polri serta tokoh masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah melakukan pengetatan belanja negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama masa pemerintahannya
Preaiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan rampung hingga akhir 2026.
Hingga saat ini program MBG telah menjangkau sedikitnya 60.200.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga menyebut bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Ia menilai ada perpecahan antara Jokowi dengan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Beragam pembangunan telah dilakukan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
JIKA tidak ada aral melintang pada 20 Oktober 2024 nanti, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan segera berakhir.
"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Surya Paloh menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Fraksi NasDem agar tetap mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin (Jokowi-Maruf).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved