Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBEDAAN data antara real count Pilpres 2019 dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Bengkulu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan hitung cepat (quick count) masih dalam rentang margin of error sebesar 1-2%.
"Untuk kasus Bengkulu menurut kami meskipun kami di Charta terbilang tepat memberikan keunggulan pada 02 tidak ada masalah serius karena masih ada dalam rentang margin of error," kata peneliti Charta Politicia Muslimin di Jakarta, Minggu (28/4).
Dalam prinsip statistik kata dia, semakin kecil DPT sebuah daerah seperti Bengkulu untuk potret hasil Pemilu nasional, potensi salah bisa sangat besar.
"Katakan untuk tingkat nasional margin of error 1%, lalu ditarik ke daerah-daerah. Angka margin of error-nya jadi besar karena sampel yang diambil seperti Bengkulu dengan daftar pemilih tetap (DPT) kecil pasti tidak banyak. Katakan hanya 15 TPS dari 2.000 TPS," jelas Muslimin.
Dalam konteks ini kata dia, untuk memotret secara objektif kinerja lembaga quick count hanya berdasarkan hasil di Bengkulu samgat tidak beralasan. "Apalagi jika itu djpersoalkan untuk mempertanyakan hasil di tingkat nasional. Itu lagi pula masih dalam rentang margin of error," ungkapnya.
Baca juga: Delapan TPS di Bengkulu Gelar Pencoblosan Ulang
Berdasarkan real count KPU yang sudah 100% TPS di Bengkulu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungguli tipis pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Prabowo-Sandi mendapatkan suara sebanyak 585.521 (50,13%), sedangkan Jokowi-Amin memperoleh 582.564 (49,87%). Selisih suara antara keduanya 2.957 suara (0,26%).
Dalam hasil Quick Count Poltracking, misalnya, yang memperkirakan Jokowi-Amin akan menang dengan perolehan sebanyak 58,78%, sedangkan Prabowo-Sandi sebesar 41,22%. Sementara Indo Barometer memperkirakan Jokowi-Amin mendapat 51,40% dan Prabowo-Sandi 48,60%. (X-15)
PRESIDEN Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada 70 tokoh penggerak gizi dan ketahanan pangan nasional. Itu termasuk jajaran Polri serta tokoh masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah melakukan pengetatan belanja negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama masa pemerintahannya
Preaiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan rampung hingga akhir 2026.
Hingga saat ini program MBG telah menjangkau sedikitnya 60.200.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga menyebut bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Ia menilai ada perpecahan antara Jokowi dengan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Beragam pembangunan telah dilakukan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
JIKA tidak ada aral melintang pada 20 Oktober 2024 nanti, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan segera berakhir.
"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Surya Paloh menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Fraksi NasDem agar tetap mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin (Jokowi-Maruf).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved