Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DUKUNGAN terhadap Komisi Pemilihan Umum untuk terus menjalankan proses Pemilu 2019 secara profesional dan transparan terus mengalir di tengah tudingan kecurangan yang terus berhembus, terutama di media sosial.
Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya menerima masukan dan kritikan dari berbagai pihak dan sekaligus menunjukan kerja mereka selama ini bukan alih-alih lakukan kecurangan.
"Kami menerima catatan dan masukan agar penyelenggara pemilu tetap teguh menjalankan tugas-tugasnya. Kami bekerja profesional dan independen pada ketentuan dalam Undang-Undang. Kami selalu menyampaikan perkembangan proses pemilu sampai hari ini," ungkapnya di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4).
Baca juga : Masyarakat Diminta Tak Termakan Isu Kecurangan Pemilu 2019
Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPU Viryan Aziz menuturkan pihaknya menerima laporan bahwa kesalahan penginputan entri data ke Situng KPU sebanyak 105 TPS. Dimana sudah 64 TPS diperbaiki input data entrinya. Kemudian hasil monitoring internal KPU ada 79.
"KPU bersungguh-sungguh menjaga proses yang berjalan. Adapun berbagai pemberitaan yang viral lebih kepada pemberitaan berulang-ulang terkait hasil keliru entri data. Namun perlu disampaikan bahwa Situng bukan hasil yang akan ditetapkan KPU. Situng sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan KPU. Publik yang memberi masukan kami ucapkan makasih," terang Viryan
"Kekeliuran ini enggak ada hubunganya sama server KPU. Ini karena kesalahan pengetikan. Situng kan ada dua, situng scan dan entri. Kalau misalnya ada jajaran kami yg mau melakukan kecurangan ya ininya (form C1) diuba-ubah dulu dong sebelum scan. Mikir gitu kalau yang mau bilang curang," tandasnya. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved