Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Dukungan untuk KPU Terus Mengalir di Tengah Tudingan Kecurangan

Insi Nantika Jelita
24/4/2019 21:20
Dukungan untuk KPU Terus Mengalir di Tengah Tudingan Kecurangan
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (kanan) menemui Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman di ruangannya di Gedung KPU,(MI/Susanto)

DUKUNGAN terhadap Komisi Pemilihan Umum untuk terus menjalankan proses Pemilu 2019 secara profesional dan transparan terus mengalir di tengah tudingan kecurangan yang terus berhembus, terutama di media sosial.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya menerima masukan dan kritikan dari berbagai pihak dan sekaligus menunjukan kerja mereka selama ini bukan alih-alih lakukan kecurangan.

"Kami menerima catatan dan masukan agar penyelenggara pemilu tetap teguh menjalankan tugas-tugasnya. Kami bekerja profesional dan independen pada ketentuan dalam Undang-Undang. Kami selalu menyampaikan perkembangan proses pemilu sampai hari ini," ungkapnya di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (24/4).

Baca juga : Masyarakat Diminta Tak Termakan Isu Kecurangan Pemilu 2019

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPU Viryan Aziz menuturkan pihaknya menerima laporan bahwa kesalahan penginputan entri data ke Situng KPU sebanyak 105 TPS. Dimana sudah 64 TPS diperbaiki input data entrinya. Kemudian hasil monitoring internal KPU ada 79.

"KPU bersungguh-sungguh menjaga proses yang berjalan. Adapun berbagai pemberitaan yang viral lebih kepada pemberitaan berulang-ulang terkait hasil keliru entri data. Namun perlu disampaikan bahwa Situng bukan hasil yang akan ditetapkan KPU. Situng sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan KPU. Publik yang memberi masukan kami ucapkan makasih," terang Viryan

"Kekeliuran ini enggak ada hubunganya sama server KPU. Ini karena kesalahan pengetikan. Situng kan ada dua, situng scan dan entri. Kalau misalnya ada jajaran kami yg mau melakukan kecurangan ya ininya (form C1) diuba-ubah dulu dong sebelum scan. Mikir gitu kalau yang mau bilang curang," tandasnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya