Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih teru bergerak. Dalam data yang ditampilkan portal pemilu2019.kpu.go.id pada Senin (22/4) pukul 08.20 WIB, PDIP memimpin dengan raihan 19,65% suara.
Jumlah suara itu berdasarkan penghitungan pada 42.918 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah itu setara 5,27% dari total TPS yang ada.
Menyusul PDIP adalah Golkar 13,96%, Gerindra 11,37%, dan NasDem 9,6%.
Untuk kategori Pilpres, pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan raihan suara 54,92% Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara 45,08%
Baca juga: Jokowi-Amin Unggul Sementara di Situng KPU
Jokowi-Amin diketahui unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Sementara itu, Prabowo-Sandi unggul di beberapa wilayah seperti Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Jawa Barat.
KPU membuka help desk bagi masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data yang dipublikasi dalam Situng dengan data yang terdapat dalam hasil penghitungan suara dalam formulir C1 Kuarto.
KPU juga membuka akses hasil pindai formulir C1 Kuarto di laman tersebut sehingga publik bisa mencocokan dengan data yang dientri KPU dalam Situng.
Setiap orang dapat mengakses Situng dan mengoreksi kesalahan entri dibuat KPU. Hal itu adalah bagian transparansi KPU sebagai penyelenggara pemilu. (OL-2)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved