Minggu 21 April 2019, 22:30 WIB

01 juga Unggul di Hitung Cepat Konsepindo Research & Consulting

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
01 juga Unggul di Hitung Cepat Konsepindo Research & Consulting

MI/Susanto
Moeldoko (kiri) didampingi Sekretaris TKN Jokowi-Ma

 

PELAKSANA hitung cepat atau quick count ternyata tidak hanya dilakukan oleh lembaga survei yang hasilnya telah ditayangkan oleh berbagai stasiun televisi.

Sebuah lembaga survei yang tidak terekspos televisi yakni Lembaga Konsepindo Research & Consulting telah menuntaskan hitung cepat  Pilpres 2019. Hasil akhir data yang masuk, Paslon 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin tetap unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah total suara yang masuk mencapai 99,8% sesuai data quick count yang digelar pada 17 April 2018. Dari data tersebut, Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 54,03% suara dan Prabowo-Sandiaga mendapat 45,97% suara.

"Dengan data ini Paslon 01 dipastikan akan jadi Juara Pilpres 2019 ini," ujar Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Arifuzzaman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/4).

Bagi Tim Kampanya Nasional (TKN) Joko Widodo KH Maruf Amin, hasil quick count Konsepindo Research & Consulting itu menambah panjang daftar quick count yang memenangkan pasangan Jokowi Maruf Amin.

"Dan yang paling penting adalah bahwa hasil survei Konsepindo tidak ditayangkan di televisi seperti dipermasalahkan kubu Prabowo Sandiaga. Artinya lembaga yang tidak mainstream pun hasilnya tetap saja yakni memenangkan pasangan Jokowi Ma'ruf," kata Wakil Ketua TKN Lukman Edy di Jakarta.

Lebih lanjut, politisi PKB itu mengatakan bahwa pada dasarnya, quick count hanya alat bantu, sehingga masyarakat bisa tahu dengan cepat hasil pemilu. Namun, Jokowi-Ma’ruf masih tetap pada pendirian, akan menunggu hingga penghitungan suara oleh KPU.

Baca juga: Hasil Quick Count Sudah Mampu Tingkatkan Kepercayaan Investor

"Yang pasti masyarakat bisa menilai pasangan siapa yang unggul. Bila kemarin dibilang bahwa lembaga survei yang menggunggulkan Jokowi Ma'ruf hanya yang muncul di televisi, ternyata lembaga yang tidak muncul di televisi juga hasil quick count nya untuk kemenangan paslon 01 Jokowi Ma'ruf," tandasnya.

Saat ini kubu Paslon 02 mendasarkan klaim kemenanangannya atas dasar quick count dan real count yang diselenggarakan secara internal. Mereka tidak bersedia membuka data dan metodologi yang dipergunakan seperti yang telah dilakukan oleh para lembaga survei yang telah mendapat akreditasi dari KPU.  

Bahkan salah satu lembaga yang mendapat akreditasi dari Bawaslu sebagai pengamat pemilu yaitu jurdil2019 telah dicabut akreditasinya. Sebab jurdil2019 telah melampaui kewenangannya sebagai pengawas dengan mengumumkan bahwa pemenang pemilu 2019 adalah pasangan Prabowo Sandiaga dengan berdasarkan perhitungan yang dilakukan sendiri. (RO/OL-7)

Baca Juga

AFP/United Liberation Movement for West Papua

Kemenlu Panggil Dubes Inggris Terkait Deklarasi Benny Wenda

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 13:30 WIB
Kemenlu menyampaikan protes melalui Dubes Inggris sebab saat ini Benny Wenda sudah tidak lagi menjadi WNI dan menetap di...
MI/Ramdani

Kasus Denny Siregar Mandek, Polri Akui Temui Kendala

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 13:15 WIB
Namun, Awi memastikan pihaknya akan profesional dalam menangani setiap kasus yang...
MI/Angga Yuniar

Ahmad Yani Klaim Baru Kenal Petinggi KAMI Anton Permana

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 05 Desember 2020, 12:45 WIB
Bareskrim Polri menetapkan sembilan aktivis menjadi tersangka yang diduga menghasut kericuhan selama demo menolak Omnibus Law UU Ciptaker...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya